Tampilkan postingan dengan label Griya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Griya. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Juni 2011

Tampilan Alami Kamar Mandi

Kini kamar mandi tak lagi ditampilkan apa adanya. Ada banyak kreasi yang dibangun untuk memunculkan sensasi tak terlupakan di sana. Desain alam dengan menggunakan elemen batu dan tanaman yang dibiarkan tumbuh subur bisa menambah kesan asri ruang tersebut.

Benda-benda yang digunakan. Sebagai ornamen ruangan tak hanya bisa menyejukkan mata, tapi juga merangsang indra lain. Ambil contoh, telinga akan terangsang dengan mendengar suara gemericik air atau kulit pada telapak kaki bakal bisa merasakan kasarnya lantai yang dibuat dari batu alam.

“Pengaplikasian desain kamar mandi bernuansa alam pedesaan sebenarnya sudah banyak diterapkan. Contohnya dengan memanfaatkan bukaan yang lebar untuk lebih memfungsikan pencahayaan serta memasukkan unsur warna yang berasal dari pepohonan,”

Jika saat ini Anda sedang ingin mendesain kamar mandi dengan nuansa alam, hal utama yang harus diperhatikan adalah jenis material yang digunakan.

“Yang dibutuhkan untuk memberi kesan alami pada kamar mandi adalah penambahan batu koral atau batu alam yang digunakan untuk lantai kamar mandi.Selain itu, batu-batu tersebut juga bisa dijadikan penghias dinding,”

Biasanya,kamar mandi bernuansa alami lebih sering menggunakan bak mandi dari kayu atau shower yang dikreasikan, seperti air terjun buatan. Kalau Anda menginginkan shower, sebaiknya gunakan shower konvensional yang tidak mengeluarkan air terlalu deras.

Oleh sebab itu, penggunaan shower khusus ini sangat tepat diterapkan dalam kamar mandi bertema alami. “Keuntungan menggunakan shower seperti ini, apalagi dengan menambahkan media pertukaran udara yang baik, bisa membuat sinar matahari lebih leluasa untuk masuk. Dengan begitu, bakal tercipta kamar mandi go green. Kamar mandi bisa terasa jauh lebih sehat,”

Di samping penggunaan batu alam dan pemilihan shower untuk menambah kesan alami, ornamen lain yang dapat Anda gunakan adalah dahan kayu yang bisa dikreasikan menjadi gantungan handuk atau baju di kamar mandi. Penambahan peralatan kamar mandi lain juga harus mendapat perhatian tersendiri, seperti wastafel, keran, dan bak mandi dapat mengambil inspirasi dari desain alam.

“Peralatan yang terbuat dari tanah liat biasanya lebih sering ditambahkan pada kamar mandi dengan nuansa alam,”

Bila Anda menginginkan kesan yang lebih kuat, tak ada salahnya mencoba memberikan sentuhan dengan pajangan binatang atau memainkan tata pencahayaan yang dapat menciptakan kesan yang lebih lembut dan romantis di kamar mandi alam.

Tidak jarang pula kamar mandi dengan latar alam ini dihadirkan dengan nuansa yang sedikit terbuka. Dengan kata lain, tidak menggunakan penutup atap.Konsep ini cukup unik, terlebih lagi kesan terbuka dan natural bisa langsung Anda rasakan.

“Intinya, dalam membuat kamar mandi dengan konsep alam, yang harus diperhatikan adalah penggunaan material. Usahakan memilih material yang tahan air dan mudah dibersihkan,”

Penggunaan batu alam yang dilapisi coating merupakan pilihan yang tepat untuk menghadirkan sensasi alami di kamar mandi beratap terbuka. Hanya, yang harus diperhatikan adalah kemungkinan terjadinya hujan.

“Cara menyiasati hal tersebut adalah dengan mempertimbangkan jarak area kamar mandi dengan area terbuka sekitar 60 cm,”

Selain penggunaan material dan ornamen, cahaya serta warna dalam kamar mandi juga harus diperhatikan.

“Biasanya cahaya pada konsep kamar mandi alam tidak dibuat terlalu mencolok. Lampu jenis soft tone bisa dipilih untuk memberi penekanan ornamen di kamar mandi,”

Warna yang sering diaplikasikan dalam kamar mandi jenis ini cenderung monokrom seperti hijau dan cokelat. Elemen seperti kayu dan batu selalu ditonjolkan dengan bentuk yang alamiah.Artinya, tanpa menggunakan polesan.

Tags :Forum buku online, Ramalan BIntang, Fit and Beauty, Realita Kehidupan, Potret Kemiskinan, Lingkungan Hidup, Masyarakat Kumuh, Pergaulan Bebas, Remaja ABG, Hamil Diluar Nikah, Aborsi, Video Porno, Free Sexs,Perempuan Nakal, Remaja Bugil, Blogging, Tips Kecantikan, Wanita Modern, Seks Bebas, Vitalitas Seks, Fashion, Zadiak, Horoskop, Kencan, Kissing, Love, Blogger, Pergaulan Remaja, Remaja Masa Kini, ABG Kota, desain Kamar Mandi, Remaja, Kamar Mandi, Wanita Nakal, Perempuan Nakal, Make Up, Dapur Minimalis, desain alami Kamar Mandi Kamar Mandi alami, kreasi Kamar Mandi, interior Kamar Mandi, Kamar Mandi modern, Kamar Mandi tradisional

www.forum-buku.blogspot.com

Senin, 06 Juni 2011

Warna Cat Juga Pengaruhi Mood Penghuni Rumah

Dengan pemilihan warna dinding yang tepat, rumah bisa diatur menjadi tempat dengan aneka macam fungsi. Penelitian membuktikan, pemilihan warna rumah yang tepat mampu memberikan efek yang baik bagi penghuninya.

Mengapa kita menemukan satu tempat lebih nyaman dibandingkan dengan yang lain? Mengapa kita tertarik pada satu produk atas yang lain? Jawabnya adalah karena warnanya. Konon, warna, baik yang tersapu dalam arsitektur atau terlihat di sebuah produk, menyumbang sekitar 60 persen bagian reaksi atas pilihan kita terhadap suatu objek atau tempat. Dampak tentang warna ini biasanya disebut “psikologi warna”.

Pengaruh warna sangat kuat dan penting bagi fisik dan psikologis seseorang. Pemilihan warna bukan hanya karena persamaan definitif antara “warna dan suasana hati”, seperti yang banyak orang bilang. Ke mana pun kita pergi, kita kerap memberikan reaksi terhadap warna, tapi pentingnya sebuah warna masih sering diacuhkan.

Warna-warna yang tepat mesti terpampang secara pribadi di rumah kita dan di tempat-tempat di mana kita bekerja. Saat memilih warna cat untuk dinding rumah, David Bromstad, pemenang HGTV (Home and Garden Televison) Design Star yang juga pembawa acara Color Splash, memberikan saran agar kita menggunakan feeling saat menentukannya. Jika Anda termasuk tipe yang emosional, pilih warna yang paling merefleksikan mood Anda.

Warna “tajam” semacam merah atau oranye bakal membangkitkan energi dan menyemangati Anda melewati hari. Warna “tenang” seperti hijau dan biru akan membuat Anda rileks dan santai. Untuk mendapatkan suasana lebih formal, pilih warna-warna kontras misalnya cokelat tua dan perak.

“Jika Anda masih bingung, gunakan beberapa sampel warna cat untuk menutupi dinding dengan berbagai warna. Biarkan seperti itu hingga beberapa hari untuk melihat bagaimana perubahannya setelah tertimpa cahaya,”

Jika Anda masih belum yakin, eksperimen terlebih dahulu di kamar rias, kamar mandi, ruang kecil, daerah kamar atau dinding aksen. Jika Anda mengecat sendiri, pilih area yang mudah dan cepat sehingga Anda dapat melihat hasilnya dengan segera, dan menjadi gembira dengan pilihan warnanya. Lihatlah proses tersebut sebagai sebuah petualangan.

Anda juga bisa menetapkan warna dinding yang diambil dari karya seni, karpet, piring, aksesori, atau furnitur sebagai sentuhan warna utama atau hanya aksen. Ketika memilih warna, pertimbangkan mood sebuah ruangan.

Di kamar tidur misalnya, apakah Anda ingin menjadi tenang atau dramatis dan intim? Warna-warna lembut, “dingin”, dan netral biasanya menciptakan perasaan menenangkan, sedangkan warna yang kuat untuk menghadirkan sebuah “drama”.

Untuk ruang makan, apakah Anda ingin di ruang makan terasa “ramah” dan menggairahkan atau tampil formal dan tenang? Warna-warna hangat, kontras, dan agak cerah akan menambah suasana yang ramah. Sementara warna biru atau hijau tua dan netral bakal memberikan suasana yang lebih formal.

Sama dengan di kamar anak, apakah Anda ingin ruangannya memancarkan energi yang aktif dan menarik atau rapi dan tenteram? Ingat, berhati-hatilah untuk tidak memberikan stimulasi yang berlebihan kepada anak Anda dengan penggunaan warna-warna yang sangat cerah. Anda mungkin tidak tahu, beberapa warna cerah dapat menimbulkan perasaan kegelisahan dan mudah tersinggung.

Yang penting juga dalam pemilihan warna cat adalah disesuaikan dengan jenis pencahayaan yang digunakan. Cahaya matahari siang hari memantulkan warna yang alami. Lampu pijar mengeluarkan warna hangat dan kekuning- kuningan. Sementara, lampu neon keluar dengan nuansa biru tua.

Jadi, cat warna-warna tua mungkin terlalu terang dan kuat bila digunakan pada semua dinding atau di samping jendela besar, tapi lebih efektif bila digunakan pada dinding aksen dengan pantulan dari cahaya tidak langsung.

Anda juga mesti mempelajari persyaratan pemilihan warna, yang akan membantu Anda untuk memahami terminologi yang digunakan untuk menggambarkan sebuah warna.

Jika memilih cat untuk ruang yang lebih aktif, pertimbangkan menggunakan warna tua, warna-warna yang lebih tajam. Bahkan jika Anda ingin kamar tersebut terlihat terang, pakai cat dengan warna yang lebih kalem dibandingkan putih tulang (off-white) atau pastel. Warna yang terlalu terang dapat menjadi lebih bercahaya dan mencolok apabila muncul pada semua permukaan dinding di sebuah ruangan.

Namun, warna yang tak terlalu kuat berhubungan dengan warna pastel yang dapat membuat efek bersinar ketika digunakan di ruangan yang sama. Agar Anda lebih percaya diri, ulaskan pilihan cat warna Anda pada papan poster atau area besar di sebuah dinding.

“Jangan takut untuk melewati zona kenyamanan Anda. Pertimbangkan warna-warna kuat, lembut, netral seperti chocolate brown atau olive green sebagai warna utama atau aksen. Atau tambahkan drama dengan warna tua pada langit-langit. Langit-langit berwarna dapat secara dramatis mengubah tampilan seluruh ruangan,”

Tambahkan kedalaman warna dengan elemen dekoratif. Sulap bentuk yang datar dan dinding yang kusam menjadi lebih menarik dan personal dengan penggunaan tekstur visual halus yang dramatis dan pemecahan warna.

Bahan mineral atau logam mengkilap dan glasir lapis berwarna bisa menjadi pilihan. Beberapa contoh logam lembut reflektif di antaranya mika, tembaga, timah, perunggu dan, tentu saja, perak antik serta emas. Jacobs meminta Anda untuk berjalan ke ruangan yang lain. Pandang dinding sebagai sebuah bidang warna, dan lihat bagaimana interaksi warnanya ketika melihat satu bidang dengan bidang lain di ruangan yang berdampingan.

Pendekatannya seperti memperhatikan suatu komposisi, di mana Anda berada di satu ruangan, tapi Anda melihat sebagian dinding dari ruangan lain melalui kamar itu.

“Jadi karena Anda memilih warna, perhitungkan bagaimana aliran warna dari satu kamar ke kamar yang lain untuk membentuk sebuah gambaran Anda,”

Ikuti juga yang namanya putaran warna (color wheel). Sebuah putaran warna yang kecil adalah alat referensi yang tepat untuk memodifikasi dan memperkuat dua atau lebih warna. Misalnya, merah dan hijau yang saling melengkapi (berlawanan) warna, yang akan makin bagus ketika disapukan bersama.

Anda mungkin akan terkejut betapa banyak kombinasi warna yang semakin indah ketika dipakai bersama. Dan, Anda bahkan mungkin menjadi tertarik pada palet warna yang sama sekali baru. Putaran warna juga menggambarkan temperatur visual dari sebuah warna.

Tags :Forum buku online, Ramalan BIntang, Fit and Beauty, Realita Kehidupan, Potret Kemiskinan, Lingkungan Hidup, Masyarakat Kumuh, Pergaulan Bebas, Remaja ABG, Hamil Diluar Nikah, Aborsi, Video Porno, Free Sexs,Perempuan Nakal, Remaja Bugil, Blogging, Tips Kecantikan, Wanita Modern, Seks Bebas, Vitalitas Seks, Fashion, Zadiak, Horoskop, Kencan, Kissing, Love, Blogger, Pergaulan Remaja, Remaja Masa Kini, ABG Kota, Warna Cat, Remaja, Warna Cat rumah, Wanita Nakal, Perempuan Nakal, Make Up, Dapur Minimalis, Warna Cat rumah, Warna Cat, peangruh Warna Cat rumah,Warna Cat Juga Pengaruhi Mood Penghuni Rumah

www.forum-buku.blogspot.com

Minggu, 15 Mei 2011

Desain Rumah Minimalis Yang Sejuk

Bukan ukuran fisik rumah saja yang bisa membuat hunian Anda menjadi pengap. Ada hal lain yang ikut memicu timbulnya kepengapan, yakni kurang maksimalnya fungsi elemen di rumah.

Bukaan misalnya. Bagi pemilik rumah yang kecil, perlu ada trik supaya penghuni di dalamnya tetap dapat merasakan keleluasaan dan kelapangan di satu sisi, dan tidak merasakan sempit dan pengapnya rumah tersebut. Anda bisa mencari celah atau bukaan di dalam rumah yang bisa mendapatkan cahaya matahari lebih banyak.

Paling tidak, dengan bukaan yang banyak pada siang hari, Anda tidak membutuhkan cahaya lampu yang banyak. Selain itu, semakin banyak cahaya yang mengalir melalui sebuah ruang sehingga ruang tersebut tidak terlihat pengap karena lahan bangunan yang sempit.

“Pertimbangkan untuk memasang beberapa skylight, terutama untuk area kamar mandi dan dapur. Skylight dapat memberi kekuatan untuk menghadirkan dimensi yang luas dan terang di sebuah ruang,”

Apabila Anda tidak dapat menciptakan bukaan karena dinding rumah bersinggungan dengan tembok tetangga, maka hal yang paling mungkin Anda lakukan adalah menciptakan bukaan di bagian atas, yakni lubang void di atas atap. Ini merupakan trik jitu untuk menciptakan aliran udara dan cahaya agar tetap lancar masuk ke dalam rumah.

Menurut arsitek Briyan Talaosa, void biasanya sengaja diciptakan untuk interior bangunan karena berbagai alasan. Salah satunya memberikan kesan luas di ruangan. Dengan begitu, pemanfaatan void terbilang tepat sehingga menciptakan ruang yang tidak pengap. Itu karena udara dan cahaya tetap bisa mengalir walaupun mengandalkan bukaan atap. Begitu pun dengan penggunaan tirai untuk bukaan.

Menurut Wisnu, tirai yang lebih ringan akan membantu bukaan untuk memaksimalkan cahaya yang masuk ke dalam ruangan. Untuk itu, gantilah tirai yang punya gantungan kain berat dengan bahan yang lebih ringan dan dapat menghadirkan cahaya yang mengalir antara dua ruangan.

Selain bukaan, hal yang bisa membuat ruang tidak pengap adalah kesan luas yang diciptakan dalam ruang. Artinya, penataan ruang yang baik, dalam hal ini aksesori dinding sehingga bisa memberikan efek yang lebih luas. Menurut Wisnu, cermin merupakan senjata paling mutakhir untuk memperluas ruang. Bukan hanya melalui ilusi yang diciptakan, cermin juga dapat membantu menghasilkan cahaya yang lebih terang.

Sebelum ada listrik, cermin dan kaca banyak diletakkan di belakang lampu untuk lebih membantu menerangi ruangan. Foyer dan ruang makan adalah tempat favorit untuk meletakkan cermin. Di sini tamu dapat berkaca sejenak sebelum menikmati hidangan yang Anda sajikan. Hal serupa dikatakan arsitek dari Studio 3+, Briyan Talaosa.

Menurut dia, peletakan cermin yang pas biasanya di sisi dinding yang masih ada jarak dengan furnitur. Karena jika diletakkan di bagian yang menempel dengan furnitur, efek luas yang ingin kita ambil dari cermin akan sangat terlihat palsu karena bayangan kembarannya akan terasa. Artwork dan lukisan pun demikian.

Kedua pernak-pernik dinding tersebut sangat berguna dalam menciptakan dimensi ruang dan menghasilkan efek yang ingin kita ciptakan. Pilihlah lukisan yang dapat membantu memperkuat kesan ruang yang ingin kita ciptakan.

Misalkan ruang keluarga diberi lukisan orang yang sedang bercakap-cakap atau foto bersama anggota keluarga. Jadi, kuncinya di sini adalah menggunakan aksesori minimal, namun tetap mendapatkan efek yang diinginkan di ruangan tersebut.

Tags :Forum buku online, Ramalan BIntang, Fit and Beauty, Realita Kehidupan, Potret Kemiskinan, Lingkungan Hidup, Masyarakat Kumuh, Pergaulan Bebas, Remaja ABG, Hamil Diluar Nikah, Aborsi, Video Porno, Free Sexs,Perempuan Nakal, Remaja Bugil, Blogging, Tips Kecantikan, Wanita Modern, Seks Bebas, Vitalitas Seks, Fashion, Zadiak, Horoskop, Kencan, Kissing, Love, Blogger, Pergaulan Remaja, Remaja Masa Kini, ABG Kota, ... , Remaja, ... , Wanita Nakal, Perempuan Nakal, Make Up, Dapur Minimalis

www.forum-buku.blogspot.com

Kamis, 05 Mei 2011

Karl Lagerfeld Desain Kamar Hotel dari Cokelat Magnum

Perancang busana ternama dunia Karl Lagerfeld kembali bekerja sama dengan es krim Magnum. Kali ini Lagerfeld mendesain sebuah kamar hotel yang seluruh elemennya terbuat dari cokelat.

Perancang eksentrik ini mendesain 'The Chocolate Magnum Hotel Suite' untuk merayakan peluncuran es krim Magnum Ecuador and Ghana. Es krim tersebut terbuat berbahan dasar biji kakao yang berasal dari pertanian Rainforest Alliance Certified di Ekuador dan Ghana.

Sedangkan dalam mendesain kamar hotel untuk Magnum, desainer asal Jerman itu menggunakan 10,5 ton cokelat. Di dalam kamar hotel tersebut ada juga patung cokelat berbentuk model favorit Lagerfeld, Baptise Giabiconi. Dalam bentuk patung cokelatnya, model asal Prancis itu tampak berbaring dengan bertelanjang dada.

Dalam mendesain kamar tersebut, Lagerfeld bekerjasama dengan koki cokelat ternama, Patrick Roger. "Saya sungguh bangga mendapat kesempatan untuk mendesain 'The Magnum Chocolate Suite'. Ide desain saya untuk hotel ini adalah mencampurkan pengaruh desain Prancis yang modern dan tradisional lalu menciptakan sesuatu yang luar biasa,"

Patrick, sang master chocolatier pun menambahkan, "Paling penting adalah keakuratan dan ketepatan desain (hotel). Karena itu saya memutuskan bergabung dalam proyek besar ini dengan Karl. Hal ini juga membuat kami dapat bekerja semaksimal mungkin."


Tags :Forum buku online, Ramalan BIntang, Fit and Beauty, Realita Kehidupan, Potret Kemiskinan, Lingkungan Hidup, Masyarakat Kumuh, Pergaulan Bebas, Remaja ABG, Hamil Diluar Nikah, Aborsi, Video Porno, Free Sexs,Perempuan Nakal, Remaja Bugil, Blogging, Tips Kecantikan, Wanita Modern, Seks Bebas, Vitalitas Seks, Fashion, Zadiak, Horoskop, Kencan, Kissing, Love, Blogger, Pergaulan Remaja, Remaja Masa Kini, ABG Kota, Karl Lagerfeld , Remaja, desainer Karl Lagerfeld, Karl Lagerfeld  desain kamar hotel, Karl Lagerfeld Desain Kamar Hotel dari Cokelat, Karl Lagerfeld Desain Kamar Hotel dari ice krim magnum, Karl Lagerfeld magnum, Karl Lagerfeld ice cream magnum

www.forum-buku.blogspot.com

Rabu, 13 April 2011

Hiasan Etnik Percantik Ruangan Rumah

Hiasan etnik di dalam rumah tidak boleh sembarangan. Dibutuhkan perhatian khusus agar tampilannya lebih maksimal dan menjadikan hunian makin bernilai tinggi.

Kita sering kali menemukan hiasan etnik yang dipajang atau diletakkan di suatu ruangan. Kehadirannya tentu bukan tanpa sebab. Sejumlah penghuni rumah mencoba mengaplikasikannya karena hiasan etnik biasanya memiliki makna khusus.

Tak ayal, setiap hiasan etnik pada sebuah meja misalnya, entah itu berdiri sendiri maupun dibuat berkelompok, bakal memberikan arti yang berbeda pada ruangan. Tapi jangan salah, hiasan etnik itu berbeda dengan hiasan kuno.

Bedanya, hiasan etnik alias tradisional lazimnya berasal dari negeri kita sendiri. Dalam arti, karya atau benda yang dibuat merupakan hasil kerajinan yang berasal dari negeri sendiri. Sementara hiasan kuno asalnya bisa bermacam-macam.

Tidak selalu dari negeri sendiri, bisa saja dari negeri orang. Dibilang kuno karena tempat serta waktu pembuatannya yang sudah lampau dan langka. Hal tersebut ditegaskan oleh arsitek Bambang Eryudhawan.

Menurut dia, hiasan etnik cenderung dihasilkan di tanah kita sendiri. Sementara hiasan kuno bisa merupakan hasil kerajinan dari negara mana saja. Misalnya jam antik. Memang kuno, dilihat dari sisi pembuatannya saja era 1980-an, misalnya. Tapi, jam itu buatan Jerman.

“Benda kuno bisa saja buatan Belanda. Ambil contoh setrikaan kuno, kursi kuno, tapi bukan buatan kita. Yang etnik itu adalah benda atau hasil yang lahir dari tanah Indonesia pada masa lalu atau benda yang dibuat oleh masyarakat Indonesia,” kata Bambang.

Lantas, bagaimana meletakkan hiasan tersebut di dalam ruang? Ini penting diketahui supaya maksud yang diinginkan dapat tercapai. Sebab, beberapa kasus yang sering terjadi, hiasan etnik itu malah menjadi sekadar onggokan barang-barang yang tidak lebih dari “barang gudang”.

Untuk itu, sebaiknya letakkan hiasan tradisional tersebut di tempat yang tepat supaya tidak jadi sekadar elemen pendukung ruang, tapi bisa juga menjadi focal point ruangan. Tidak peduli hiasan etnik itu berharga murah atau mahal, bila Anda pandai menempatkannya, hiasan tersebut malah akan membuat ruang lebih bernilai. Misalnya, sebut Bambang, kain tenun dibeli tidak terlalu mahal.

Bila kain itu dibingkai dengan baik dan bingkainya tidak mengalahkan kain, artinya bingkai tidak menonjol dari kain, lalu diberi kaca dengan pencahayaan yang tepat, kain tenun tersebut bisa tampak lebih elegan di dalam suatu ruangan.

Contoh lain rest room hotel, ada yang memajang kain di salah satu sisi dinding. Itu artinya, rest room tersebut bukan sekadar tempat untuk membersihkan diri, tapi ada apresiasi terhadap seni juga. Berbeda halnya ketika benda etnik diletakkan sembarangan.

Sekali pun benda itu mahal misalnya, tak akan berkesan baik bila tidak diberi pendukung cahaya, dalam arti gelap, sehingga tak ada yang ditonjolkan. Kasus lain, ada juga yang meletakkan benda tradisional berkumpul untuk beberapa jenis barang.

Misalnya replika patung ganesha, kemudian patung erlangga yang terbuat dari perunggu berjejer pada satu lemari hias yang ada di ruang tamu atau di ruang keluarga, memang itu tidak jadi soal. Namun, jangan lupa perhatikan ukurannya. Sebab, adakalanya benda-benda hiasan tertentu perlu ditampilkan sendiri, apalagi jika ukurannya relatif besar.

“Kalau ukurannya besar lalu dideretkan, pasti sesak dan makan ruangan, akhirnya malah tidak tampil sempurna. Atau kain tenun mahal seharusnya tidak ditumpuk-tumpuk berdampingan dengan benda lain. Jadi, harus ditampilkan secara tersendiri,” ujar Bambang.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah proporsi. Jangan sampai hiasan yang Anda aplikasikan tidak sesuai dengan ukuran ruang. Misalnya, Anda ingin memasang kain tenun Lombok di salah satu sisi dinding ruang yang kecil. Bila kain tersebut lebih besar dari ukuran ruang, benda hias itu tidak akan membuat ruang tampak cantik, tapi malah ruangan menjadi semakin sempit.

“Mestinya harus proporsional. Jadi, ukuran besaran hiasan dengan skala ruangnya mesti diperhatikan, baik tinggi maupun lebar dindingnya haruslah seimbang,” tutup Bambang.

www.forum-buku.blogspot.com

Kamis, 31 Maret 2011

Tips Memilih & Memilah Warna Untuk Cat Rumah

Memiliki rumah dengan warna-warna sesuai kepribadian Anda, merupakan kebanggaan tersendiri. Karena itu, jangan pernah menganggap remeh warna cat rumah Anda.

Pasalnya, warna rumah tidak hanya dapat menghadirkan keindahan pada rumah Anda, tapi juga mampu memberi pengaruh kepada mood atau suasana hati penghuninya. Bahkan lebih ekstrim lagi, warna rumah memiliki efek psikologis yang turut berperan dalam memengaruhi pikiran, emosi, tubuh, dan keseimbangan.

Begitu pentingnya perkara warna rumah ini, sampai seorang master dari Feng Shui School Indonesia mengatakan, warna merupakan elemen yang menentukan berkualitas atau tidaknya hidup seseorang.

Tengoklah, saat Anda berada di antara warna-warna cerah dan berkilau, suasana muram akan lenyap. Anda pun akan jadi lebih semangat. Sebaliknya warna-warna kelam dan suram, akan menghadirkan kemurungan, membuat semangat menguap. Namun, bukan berarti warna-warna seperti hitam, biru tua, merah tua, dan warna gelap lainnya harus disingkirkan jauh-jauh. Setiap warna memiliki sifat dan tempatnya masing-masing.

Tinggal bagaimana kita memadu padankannya secara kreatif sehingga menghasilkan harmoni. Ingat, warna rumah merupakan cerminan pribadi penghuninya. Maka, pilihlah warna-warna yang tepat untuk mengekspresikan pribadi Anda. Mungkin ini yang tidak mudah.

Tak heran bila kebanyakan orang, guna menghindari kesalahan dalam memadu-padankan warna, mereka kemudian menggunakan warnawarna netral seperti putih, krem, atau abu-abu untuk mengecat rumahnya.

Padahal cara seperti ini hasilnya tidak mengekspresikan diri penghuninya secara tepat. Memilih warna untuk rumah Anda sepintas mudah. Kenyataannya tidak demikian, mengingat dibutuhkan pengetahuan tentang makna dari warna-warna.

Mari kita mulai mempelajari makna dan manfaat warna dari warna yang sering banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, yakni merah. Warna merah acapkali diidentikan dengan sifat pemberani. Warna merah juga menggambarkan energi penuh, aktif, hangat dan bersemangat.

Namun warna merah secara berlebihan dipercaya memberikan kesan kemarahan dan ambisi. Warna ini sebaiknya dihindari untuk ruangan-ruangan untuk bersantai. Manfaat warna merah adalah menguatkan rasa percaya diri.

Warna kuning, ini warna yang mengingatkan pada sinar matahari yang memberikan energi yang baik dan semangat. Sering menjadi simbol bagi warna emas yang menggambarkan kemakmuran, kemewahan, serta masa depan yang cerah.

Jika diaplikasikan di ruang kerja, warna kuning dapat memancarkan semangat berkompetisi. Warna Biru, ini merupakan warna laut dan langit yang mengesankan ketenangan, kesunyian, kedamaian, kenyamanan, keluasan, dan perlindungan. Warna biru mempunyai efek memberi kesan lega dan luas. Kamar tidur, ruang untuk bersantai, tepat jika menggunakan warna biru terang.

Warna oranye, warna ini kerap diidentikan dengan usia muda dan kesegaran. Itu sebabnya orang menyebut warna oranye sebagai simbol keceriaan, kehangatan, kebahagiaan, penuh energi dan membangkitkan semangat. Anda dapat menggunakan warna ini untuk melapisi dinding maupun plafon di ruang makan. Warna oranye diyakini mampu meningkatkan gairah makan Anda. Warna hijau, ini merupakan warna alam.

Maklum, hampir seluruh dedaunan berbagai jenis tumbuhan dilekati warna hijau. Tidak heran warna ini kerap menjadi simbol kesuburan, kemakmuran. Selain itu warna hijau membangkitkan suasana harmonis, teduh, santai, alami, menyejukkan, menyegarkan, dan menenangkan. Ruang tidur cocok bila menggunakan warna ini.

Warna cokelat, ini juga warna yang diidentikkan sebagai warna alam yang memberi kesan hangat, nyaman, alami, akrab dan ketenangan.

Dapat digunakan untuk ruang tamu atau ruang keluarga. Coklat juga dapat digunakan pada ruangan yang terlalu besar agar tidak menimbulkan kesan dingin. Warna putih, ini merupakan warna netral. Pasalnya, cocok diaplikasikan atau disandingkan dengan warna apapun.

Warna putih umumnya menggambarkan kebersihan, kepolosan, dan kemurnian, ketulusan. Penggunaanya pada ruangan akan memberikan kesan lebih luas dan lapang. Bila berlebihan akan membangkitkan kesan steril dan dingin.

Kalau Anda memiliki dapur modern, warna ini cocok untuk menunjukkan kebersihan dapur. Warna abu-abu, ini merupakan warna remang-remang hasil perpaduan hitam dan putih. Warna ini dianjurkan banyak desain interior digunakan untuk rumah bergaya minimalis.

Warna abu-abu dipercaya menciptakan suasana mood stabil, keleluasaan, dan menentramkan. Terlalu banyak menggunakan warna ini akan membuat suasana dingin, lengang, kesepian, dan kelapangan secara berlebihan.

Sedangkan warna hitam, memberi kesan penuh perlindungan, gagah, megah, penuh fitalitas dan kekuatan. Selain itu hitam kerap mengesankan eleganitas, ketabahan. Makna-makna yang dikandung setiap warna hampir semuanya positif.

Jadi, sekali lagi, tinggal kepintaran kita memadu-padankan serta meletakkan warna di tempatnya yang tepat. Sebab, jika menempati tempat yang keliru warna yang memiliki makna positif pun bisa berganti sangat mengganggu harmoni yang ingin dicapai.

www.forum-buku.blogspot.com

Rabu, 23 Maret 2011

Elemen Kolam Dibawah Lantai

Posisi kolam ikan tak harus selalu di taman atau di luar ruangan. Anda bisa menciptakannya di mana saja sesuai keinginan, sekalipun elemen tersebut berada tepat di bawah ruang tamu ataupun ruang keluarga.

Mengaplikasikan kolam ikan di dalam rumah sungguh menyenangkan. Selalu ada kesan segar, alami, dan sejuk yang dikeluarkan oleh suara gemercik air. Tak heran, kolam kerap dianggap sebagai elemen yang bisa memberi kesan tersendiri bagi Anda yang memilikinya. Menariknya, kolam tak lagi menjadi sekadar pelengkap sebuah taman rumah. Kini, kolam yang diadopsi untuk mempercantik lantai ruang pun ada.

“Sebenarnya kolam ikan tidak mesti berada di luar ruangan atau di taman. Posisinya bisa Anda ciptakan di mana pun sesuai keinginan Anda. Bahkan, jika Anda menginginkan kolam ikan berada tepat di bawah lantai ruang tamu, itu jelas bisa,”

Namun, untuk membuat kolam yang didesain sebagai lantai umumnya membutuhkan dana lebih banyak dibandingkan kolam yang dibuat biasa. Bila diperkirakan estimasi biayanya pada kisaran Rp2,5 juta per meter persegi.

“Konsep ini lebih mahal karena untuk kaca temperednya saja butuh kocek hampir Rp1 juta per meter persegi. Belum perlengkapan yang lain,”

Meskipun relatif mahal, ternyata membuatnya tidak terlalu sulit. Caranya hampir sama seperti Anda membuat kolam di taman. Sesuatu yang membuatnya berbeda, selain sistem sirkulasi air dan udara serta waterproofing-nya, Anda juga harus memperhatikan struktur dan konstruksi detail kolam tersebut, plus bangunan secara keseluruhan.

Secara konstruksi, Briyan menuturkan, cara membuat kolam ini hampir sama seperti membuat pelat lantai atas pada bangunan dua lantai. Namun, bagian pelat lantai diganti materialnya dengan kaca laminated tempered yang diletakkan pada media yang supportnya harus benar-benar dalam keadaan rata, seperti struktur beton atau rangka baja.

Sementara untuk peredam getarannya, gunakan karet atau lem antara kaca dan media bagian bawahnya dan antarmodul kaca itu sendiri. Hal serupa dikatakan arsitek Yos Villys Yoenan.

Dia menyatakan, sebenarnya konstruksi kolam bawah lantai cukup sederhana. Tinggal membuat tanggul kolam sesuai model yang diinginkan, apakah bulat atau persegi. Setelah itu, di sekeliling kolam dibuat waterproofing agar tidak terjadi perembesan air. Material tanggulnya bergantung pada luas kolam.

Yos menyarankan, jika luas kolam yang ingin dibuat luas, sebaiknya gunakan struktur besi lalu dicor. Atau bila kolam dibuat kecil dan rendah, bisa menggunakan batu bata sebagai tanggul. Lalu pada bagian atasnya tinggal diaplikasikan kaca tempered dengan ketebalan 12 mm untuk tiap 1 meter persegi agar kuat bila diinjak.

“Jangan lupa, gunakan penjepit kaca dari stainless atau besi yang cukup kuat untuk menopang kaca tersebut agar tidak bergeser saat ada pergerakan kaki ketika Anda berjalan di atasnya,”

Selanjutnya kebutuhan lain, yaitu cahaya buatan. Sebagaimana kolam ikan pada umumnya, kolam di lantai juga membutuhkan lampu untuk menerangi bagian “ruang” bawahnya. Untuk itu, Briyan menyarankan, perhatikan saat pemasangan instalasinya guna terhindar dari masalah korsleting pada arus listrik yang diakibatkan air kolam.

Begitu pun mengenai penempatan pompa air, pompa oksigen, dan aksesori lain, tentu harus disesuaikan dengan kondisi di lokasi.

“Dan, pastikan ada sirkulasi udara untuk masuk ke dalam kolam ikan tersebut. Jangan sampai hampa udara akibat tertahan kaca,”

www.forum-buku.blogspot.com

Selasa, 15 Maret 2011

Manfaat Kulit Telur Bagi Ibu Rumah Tangga

Telur merupakan bahan makanan yang mudah diolah. Disajikan dengan cara apapun, telur tetap enak disantap dan tentunya bergizi. Ternyata, tidak hanya isinya yang berguna, tapi juga kulitnya.

Bukan untuk dimakan memang, kulit telur bisa digunakan untuk membersihkan perangkat makan hingga mengusir hama tumbuhan. Ini dia beberapa tips memanfaatkan kulit telur, seperti dikutip dari Helium:


1. Membersihkan Cangkir Kopi/Teh

Cangkir yang sering digunakan untuk minum kopi atau teh seringkali meninggalkan noda kecokelatan. Untuk menghilangkannya, taruh kulit telur yang telah dihancurkan ke dalam cangkir, tambahkan air dan kocok cangkir dengan gerakan ke atas dan bawah. Serpihan kulit telur akan menghilangkan sisa residu tanpa membuat pinggiran atau dasar cangkir lecet. Setelah itu, cuci cangkir dengan sabun seperti biasa dan bilas sampai bersih.

2. Bisa Jadi Pupuk Kompos
Kulit telur bisa dijadikan pupuk kompos. Campurkan bersama sampah organik lainnya, seperti kulit pisang, sisa bagian tengah apel yang tak termakan, ampas kopi atau kulit mangga. Pupuk kompos baik untuk menyuburkan tanaman dengan cara aman dan alami.

3. Mengusir Siput
Di musim hujan atau tempat lembab, biasanya siput akan banyak bermunculan. Siput bisa jadi binatang pengganggu bagi tanaman bunga kesayangan Anda. Untuk mencegah siput atau bekicot memakan tanaman, tempatkan kulit telur di sekitar pekarangan Anda. Ujung kulit telur yang tajam bisa mencegah binatang berlendir itu untuk mendekati tanaman bunga Anda.

4. Merangsang Pertumbuhan Tanaman

Jika pekarangan Anda ditanami sayur, serpihan kulit telur bisa membantu merangsang pertumbuhan tanaman Anda. Kulit telur mengandung 93 persen kalsium karbonat, menjadikannya pupuk yang baik untuk tanaman tumbuh dengan sehat.

www.forum-buku.blogspot.com

Senin, 14 Maret 2011

Pembantu Rumah Tangga Juga Butuh Ruangan yang Layak

Pembantu rumah tangga butuh yang namanya ruang layak. Layak dalam arti, ruangan itu bukan sekadar tempat pelepas lelah setelah seharian bekerja mengurus rumah, tapi juga nyaman dari segi sirkulasi, lokasi, dan luasannya.

Dewasa ini, memiliki pembantu sudah menjadi kebutuhan warga kota. Bahkan, di sejumlah rumah banyak yang memiliki asisten rumah tangga lebih dari satu. Tak pelak, kebutuhan akan pembantu pun meningkat pesat.

Pembantu di sini bisa berarti pembantu rumah tangga, satpam, baby sitter, tukang kebun, dan biasanya hampir semua pembantu ini tinggal bersama majikan. Sangat jarang yang berangkat pagi pulang sore ataupun malam.

Persoalan timbul saat majikan harus menyediakan kamar yang layak untuk para pembantu tersebut. Mungkin saja, karena tidak terpikirkan sejak awal, mau tidak mau ruang yang digunakan adalah kamar sisa atau gudang yang tidak terpakai. Padahal, ruang itu pun sebenarnya belum tentu layak huni, baik dari segi ukuran, kenyamanan, kesehatan, bahkan estetika rumah.

Bijaksananya, bila Anda masih memiliki lahan sisa, sebaiknya membuat kamar baru di situ. Atau bagi keluarga yang baru membangun rumah atau membeli rumah, sebaiknya keberadaan kamar pembantu sudah terpikirkan dari awal.

Arsitek Briyan Talaosa menyatakan, merencanakan atau merancang ruang tidur bagi pembantu yang memenuhi standar kenyamanan minimal mesti dipikirkan secara matang. Sebab bila ruang tersebut tidak nyaman, dari segi ukuran maupun penempatan, secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap psikologis si pembantu.

Paling tidak, kata Briyan, meski posisinya Anda tempatkan di area servis ataupun ruang sisa, Anda masih memiliki kesempatan untuk mengolahnya secara maksimal agar sang asisten rumah tangga tetap memiliki ruang privasi yang cukup nyaman sebagai tempat pelepas lelah setelah hampir seluruh waktu digunakan untuk kerja mengurus rumah.

“Idealnya seluruh kebutuhan ruang yang ada pada sebuah bangunan harus direncanakan pada awal waktu atau sebelum dilakukan konstruksi atau pembangunan agar keseluruhan ruangan tetap selaras. Meskipun terkadang posisi ruang tidur sering kali menempati ruang sisa,bila kita sedikit cermat menempatkannya, bukan tidak mungkin walau ruangan kecil tetap nyaman dari skala proporsi dan flow-nya,”

Hal serupa dikatakan arsitek Haris Prabawa. Menurut dia, memang paling ideal ruang untuk pembantu didesain dari awal pembangunan. Meski misalnya dari awal si pemilik rumah tidak mempunyai pembantu, namun suatu saat (mungkin) bisa saja dia butuh juga. Hal ini adalah salah satu bentuk antisipasi.

“Atau misalkan ruangan memang belum dibuat, mau tidak mau kita harus menyiapkannya dan letaknya di dekat pusat area servis,”

Biasanya kamar pembantu dilengkapi tempat tidur ukuran 100x200 cm, lalu ditambah sebuah lemari pakaian berukuran kecil plus fasilitas tambahan, seperti pesawat televisi dan radio sebagai tempat pelepas penat.

Sementara untuk ukuran ruangnya, Briyan menyebutkan, standar minimal tercipta dari peletakan furnitur dan flow orang yang melakukan kegiatan pada ruang tersebut. Dalam hal ini, ruang tidur pembantu dilihat dari kebutuhan minimal furnitur bisa diasumsikan standar minimal ruang sekitar 200x250 cm.

Dengan ruang sebesar itu, kata Briyan, si pemilik rumah sudah dapat menampung dua orang asisten rumah tangga. Dilengkapi dengan tempat tidur susun atau tingkat ukuran 100x200 cm atau 100x180 cm, dan ditambah lemari pakaian.

Contoh lain, ruangan 200x200 cm sudah dapat menampung tempat tidur dengan metode tumpuk, juga laci atau semi gudang dengan ukuran panjang muka laci sekitar 35x20 cm sebanyak empat buah.

Sementara lemarinya berukuran 100x60x180 cm satu buah, bisa memuat pakaian untuk dua orang, dan pesawat televisi yang diletakkan di atas lemari mini.

“Soal ukuran ruang tidur pembantu, menurut saya, ada pada kisaran 1,8x2 meter persegi. Dengan luas tersebut, kita sudah melengkapi ruangan itu dengan tempat tidur panjang dan lemari satu pintu atau lemari gantung,”

www.forum-buku.blogspot.com

Kamis, 10 Maret 2011

Uniknya Bak Mandi dari Kayu

Jika ingin terkesan natural, berikan ornamen bathtub dari kayu pada kamar mandi Anda.

Di era modern ini, umumnya desain kamar mandi menggunakan bahan hi-tech dengan tampilan permukaan yang mengkilap dan bentuk minimalis. Namun, seiring dengan isu go green yang gencar berkembang di masyarakat, tak jarang mereka pun menjadikan ornamen yang ramah lingkungan sebagai partisi di rumahnya.

“Saat bertemu klien mereka akan berbicara tentang keinginan mereka. Umumnya mereka menginginkan sebuah area dimana mereka dapat melarikan diri dan menikmati momen santai sejenak,”

“Kayu benar-benar menciptakan kesan lembut pada ruangan,” 

“Bahan ini hangat dan serat kayu akan menambah tekstur alami pada permukaan,”

Untuk pemilihan warna, nuansa yang lebih gelap ternyata banyak dipilih ketimbang warna-warna kenari yang lebih netral dan teduh. Anda pun dapat menggunakan elemen bambu yang dapat digunakan pada aksesori di kamar mandi.

Jika Anda tidak membeli produk yang dirancang khusus untuk kamar mandi, Anda perlu memastikan bahwa ornamen tersebut cocok digunakan berdasarkan sifatnya dimana ada perubahan kelembaban dan suhu pada ruangan tersebut. Jika Anda ingin menggunakan partisi lantai kayu misalnya, kayu pinus sangat ideal untuk digunakan.

Untuk lebih mengesankan citra natural, Anda dapat menggunakan bak mandi kayu. Selain bentuk cekungnya yang manis, tatanan kamar mandi pun jadi terlihat apik. Jangan lupakan pula soal perawatan. Ornamen kayu sangat memerlukan perawatan khusus. Ketika Anda memutuskan hal tersebut, Anda pun harus memerhatikan dengan selektif sisi perawatannya. Dianjurkan bagi mereka untuk menyeka hingga kering setelah bathtub digunakan dan menghapus semua kotoran yang menempel di permukaaannya.

www.forum-buku.blogspot.com

Senin, 28 Februari 2011

Berapa Jumlah Pintu yang Ideal dalam Rumah ?

Pintu merupakan hal penting dari penataan fengsui sebuah rumah. Dimulai dari posisi pintu pagar yang dapat diatur sedemikian rupa sehingga bisa memenuhi beberapa rumus fengsui yang memberikan efek positif, seperti rumus three harmony doorway yang memberikan efek meningkatnya keharmonisan dalam rumah tersebut.

Selanjutnya adalah hal paling penting dalam penataan sebuah rumah, yaitu menentukan arah dan letak pintu utama. Banyak orang yang merasa kalau pintu utama sudah mengikuti ukuran fengsui, maka fengsui rumahnya sudah bagus. Saya harus sampaikan bahwa ilmu fengsui tidak sesederhana itu. Ukuran pintu yang benar tidak akan ada artinya apabila arah pintunya salah.

Pengaturan pintu utama membutuhkan perhitungan yang cermat agar rumah bisa mendapatkan qi bagus yang optimal sehingga memberikan efek yang baik bagi penghuni rumah tersebut. Lalu, berapakah jumlah pintu rumah yang bagus menurut kaidah ilmu fengsui? Dalam perkiraan masyarakat luas terhadap ilmu fengsui, angka-angka memiliki arti khusus.

Hal ini memang benar, tapi kita perlu melihat penerapannya dengan cerdas. Banyak orang mengidolakan angka delapan dan menghindari angka empat sehingga mereka menghindari jumlah pintu sebanyak empat pintu per lantai bangunan rumah.

Sementara yang mengidolakan angka 8 berusaha mati-matian agar pintu rumahnya berjumlah delapan tanpa melihat lagi kebutuhan jumlah pintu yang sebenarnya. Jumlah pintu dalam sebuah rumah menurut ilmu fengsui bukanlah hal prinsip.

Jumlah pintu rumah berukuran kecil dengan rumah berukuran besar tentu berbeda. Begitu juga jumlah pintu rumah dengan penghuni yang banyak, berbeda dengan jumlah pintu rumah dengan penghuni yang sedikit.

Banyak-sedikitnya jumlah pintu harusnya terkait dengan kebutuhan ruang sebuah rumah dan masing-masing keluarga memiliki kebutuhan ruang yang berbeda. Setelah kebutuhan ruang terpenuhi, pengaturan organisasi ruangnya perlu memperhatikan juga faktor efisiensi ruang dan flow-nya.

Setelah itu, baru kita perlu mengatur posisi dan arah pintu masing-masing ruang sedemikian rupa agar memberikan efek yang bagus bagi penghuni rumah. Setelah pintu utama mendapatkan posisi dan arah yang bagus, pintu kamar tidur utama merupakan pintu penting berikutnya yang perlu mendapat perhatian.

Aturlah posisi dan arah pintu agar mendapatkan arah bagus dari penghuni kamar dan mendapatkan facing star bagus sehingga penghuni kamar tersebut dapat menikmati hidup yang lebih optimal. Perencanaan posisi dan arah pintu perlu mempertimbangkan efek di dalam kamar dan di luar kamar, bagaimana kaitan ruang tidur utama ini dengan ruang yang ada di depannya. Pintu kamar tidur anakanak juga perlu diatur agar sesuai dengan pola sang anak dan mendapatkan facing star yang bagus.

Salah satu facing star yang bagus untuk anak adalah facing star nomor empat karena memberikan efek yang bagus untuk prestasi akademik. Bintang nomor empat disebut juga bintang wen chang yang merupakan bintang intelektualitas.

Pintu-pintu kamar sebaiknya tidak berhadapan langsung dengan pintu dapur atau pintu toilet, begitu juga dengan mulut tangga. Pintu kamar perlu mendapatkan open space yang cukup sehingga memberikan keleluasaan gerak yang nyaman.

Kemudian pintu toilet dan pintu servis lain dapat diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu kenyamanan dari fungsi ruang lain yang lebih utama. Arah pintu toilet secara kaidah ilmu fengsui biasanya diarahkan ke arah jelek dari sang kepala keluarga. Demikian sharing yang dapat Sidhi sampaikan. Save the earth, optimize your earth luck?

www.forum-buku.blogspot.com

Jumat, 25 Februari 2011

Desain Kamar Tidur Remaja dengan Imajinatif

Mendesain kamar untuk remaja tidak kalah menyenangkan. Banyak sekali ragam pilihan desain yang dapat diaplikasikan di kamar tersebut.

Dalam tahap perencanaannya, desain kamar remaja putri tentu berbeda dengan desain kamar remaja putra. Sebab, begitu banyak hal penting untuk diperhatikan karena usia remaja adalah usia seorang anak sedang mencari jati diri di lingkungannya.

Dia sudah mulai merasa butuh privasi dan sudah bisa mulai berpikir bahwa dirinya cukup dewasa untuk mengatur diri sendiri. Biasanya, perbedaan dua kamar tersebut terletak pada pemilihan warna dan tata letak pengaturannya.

Ambil contoh, jarang sekali remaja putra yang mengaplikasikan warna merah muda ke dalam desain kamarnya. Begitu sebaliknya, sangat jarang remaja putri yang mengaplikasikan warna biru untuk warna cat dinding dan wallpaperdi kamarnya. Begitu pun saat menata furnitur di kamar. Remaja putri cenderung lebih rapi dan indah.

Sementara, remaja putra lebih fleksibel dan tak jarang sisi fungsionalnya lebih dinomorsatukan dibandingkan keteraturan letak posisi furnitur tersebut. Untuk itu, hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah, tanyalah keinginan anak Anda, ingin desain kamar seperti apa? Setelah itu, biarkan dia mendesain sesuai keinginannya.

Sementara, posisi Anda tetap sebagai orang tua yang terus mendampinginya dengan sesekali memberikan masukan atau ide untuk buah hati Anda yang sudah beranjak remaja dalam merancang kamarnya.

“Untuk merancang kamar remaja, sebaiknya Anda menuruti kehendak si anak. Misalnya, bila anak saat ini sedang mengidolakan tokoh olahraga basket, maka biarkan dia menempelkan foto-foto tokoh idola di dindingnya. Atau contoh lain ingin desain kamar seperti Barbie, maka nuansa kamarnya pun tidak jauh-jauh dari warna pink, berikut desain ranjangnya yang feminin,”

Untuk memilih desain kamarnya pun, lanjut Yos, usia remaja tidak selalu mengikuti konsep tren zaman sekarang. Sejumlah remaja ada yang mendesain ruangannya sesuai dengan jati dirinya. Sebab, pada usia remaja sering kali terjadi khayalan di dalam pikirannya. Misalkan ada seorang remaja yang menginginkan dirinya ibarat bangsawan. Maka, dia akan mendesain kamarnya dengan furnitur-furnitur berbau klasik.Atau contoh lain, remaja bernama “B” ingin membuat dirinya seperti eksekutif muda.

Karena itu, dia mendesain kamarnya dengan perabot atau furnitur bergaya modern minimalis yang berkilau-kilau seperti memakai bahan stainless. Adapun tahap perencanaan desain kamar remaja yang lain hampir sama seperti pada umumnya. Sebelum melakukan produksi pembangunan kamar, sebaiknya perhatikan posisi kamar si anak.

Misalkan posisi letak bukaannya agar ruang dapat sirkulasi udara secara baik. Dengan begitu, saat belajar, dia mampu berkonsentrasi dengan baik dan tentu saja nyaman untuk ditinggali. Juga pastikan posisi kamar bisa mendapatkan penerangan alami cahaya matahari agar dia merasa nyaman saat melakukan kegiatan di dalam kamar.

Mengenai furnitur, biarkan si remaja menentukan jenis furnitur atau perabot yang dia butuhkan. Sementara, Anda sebagai orangtua memperhatikan soal tata letak furnitur tersebut supaya tidak terlalu sempit untuk area gerak si anak. Sebab, usia remaja biasanya adalah usia yang sangat aktif untuk bergerak dan berekspresi.

“Biasanya furnitur yang ada di kamar remaja minimal ada meja belajar, lemari baju sendiri, dan ranjang tunggal.Untuk tambahannya, bisa lemari buku yang didesain seperti area perpustakaan kecil, meja TV dan DVD untuk kebutuhan hiburannya, atau lemari sebagai wadah koleksinya,” 

Sementara, untuk hiasannya, desain kamar remaja lebih bebas berekspresi sesuai keinginan si anak. Dalam arti, Anda sebagai orang tua tidak perlu terlalu protektif terhadap bahaya bentuk furnitur yang tidak boleh berujung runcing atau tidak ingin memasang karpet karena takut dihinggapi kuman.

Sebab, usia remaja sejatinya sudah cukup mengerti mana yang berbahaya untuk dirinya,mana yang tidak. Selain itu, remaja biasanya sudah mampu berbenah diri. Jadi, Yos menyarankan, semisal anak Anda menyukai desain kamar bertema basket, maka desainlah demikian.

“Atau remaja putri yang menginginkan kamarnya terlihat rindang, maka dia meletakkan hiasan bunga plastik di dalam kamarnya, ya tidak apa-apa,”

Begitu pun saat memilih penutup lantainya, Anda sudah bisa mengikuti rancangan lantai untuk kamar orang dewasa.Misalnya menggunakan keramik, marmer, vynil lantai, parquet, atau karpet sekalipun, semua bergantung pada keinginan si anak. Rancanglah warna ruangan, model, dan bentuk furniturnya sesuai dengan karakter yang diinginkan si remaja.Dan yang terakhir, Anda dan anak Anda sudah dapat melaksanakan produksi pembangunan kamar tersebut.

www.forum-buku.blogspot.com

Rabu, 23 Februari 2011

Trik Renovasi Dapur dengan Bujet Minim

Tak berbeda dengan ruang lainnya, dapur pun ibarat singgasana dalam rumah Anda. Pemilihan desain dan properti yang tepat, tentu sangat memengaruhi keindahannya. Ya, dapur yang indah tak hanya membangkitkan selera makan, tapi juga membuat orang betah berlama-lama mengolah makanan.

Seperti kebanyakan hal, dekorasi dapur memang memiliki nyawa tersendiri. Karenanya, perubahan gaya setiap beberapa tahun sekali sangat penting dilakukan sebagai langkah mengusir kejenuhan suasana. Namun, minimnya dana yang kita miliki kerap membuat ruangan ini luput dari agenda renovasi. Padahal, Anda pun bisa merenovasi dengan bujet minim yang Anda miliki. Berikut beberapa triknya, seperti ditulis Ehow.

Perhatikan warna dinding Anda

Warna cat dapur Anda mungkin sangat tren beberapa tahun, tapi tidak untuk saat ini. Nah, sudah saatnya Anda memperbaharui. Namun jika bujet Anda minim, siasati dengan meletakkan lukisan dengan warna segar di dapur Anda.

Instal lemari cabinet baru

Sama seperti warna cat, perangkat keras cabinet juga cenderung mengikuti zaman. Ubahlah dengan perangkat yang baru ketimbang mengganti lemari Anda.

Pikirkan tentang pencahayaan

Jika dapur Anda memiliki neon atau lampu pijar yang sudah ketinggalan zaman, kini saatnya memberikan warna baru pada item tersebut. Jika ingin simpel, Anda dapat memberikan aksen lampu kecil di bawah lemari dapur juga memberikan sentuhan modern bagi dapur Anda.

Ganti keran air Anda

Sebuah keran baru pasti akan memercikkan suasana lain di dapur Anda. Jika tak ingin mengerjakannya sendiri, Anda bisa menyewa tukang ledeng untuk melakukannya.

Instalasi lantai

Tak perlu mengganti ubin lantai dengan yang baru. Berikan sentuhan di beberapa titik untuk memberikan warna baru pada tampilan lantai.

Tambahkan beberapa tanaman segar

Selain membuat dapur Anda lebih segar, kehadiran beberapa tanaman di dapur akan memberikan citra baru untuk dapur Anda.

www.forum-buku.blogspot.com

Selasa, 15 Februari 2011

5 Langkah Bebaskan Rumah dari Rayap

Rayap adalah musuh terbesar rumah Anda. Kegemarannya memakan kayu bisa menyebabkan material di rumah Anda rusak dan lebih parahnya lagi, rumah bisa rapuh perlahan-lahan.

Ada beberapa cara sederhana untuk mencegah rayap-rayap menginvasi rumah Anda. Namun yang terpenting adalah menjaga selalu agar tidak ada bagian rumah yang lembab terlalu lama.

Berikut ini tips melindungi rumah Anda dari rayap, seperti dikutip dari Helium:

Bersihkan Selokan
Rayap menyukai area yang lembab dan menyerap banyak air, salah satunya selokan. Bersihkan selalu selokan di depan atau samping rumah dan jaga agar sampah atau kotoran tidak menyumbat selokan.

Perbaiki Keran yang Bocor
Jika ada keran yang bocor, segera perbaiki. Keran yang bocor selalu meneteskan air bahkan saat tidak digunakan. Hal tersebut bisa membuat rumah Anda lembab dan bisa jadi tempat ternyaman untuk rayap. Selain mencegah rayap datang, juga menghemat air.

Kurangi Kayu
Makanan rayap adalah kayu, jadi usahakan tidak menempatkan material kayu di dekat pondasi rumah. Hindari juga meletakkan tumpukan kayu di dalam rumah, sebaiknya taruh di halaman dan tempatkan sejauh mungkin dari bangunan rumah. Jangan menaruh kayu langsung di atas tanah, tapi sediakan dahulu alas dari besi atau lantai keramik di bawahnya.

Pantau Ventilasi Udara
Pastikan ventilasi udara atau lubang angin bersih dari serpihan cat atau batu bata. Beri kawat kasa pada ventilasi untuk mencegah masuknya serpihan tersebut ke dalam rumah. Karena material yang masuk dari ventilasi bisa mengundang rayap 'bertamu' ke dalam rumah Anda.

Plitur Ulang
Gunakan kayu berkualitas bagus untuk balkon, tangga, pintu dan bingkai jendela. Kayu yang kualitasnya rendah memudahkan rayap untuk memakannya. Jangan lupa untuk merawatnya secara berkala, bisa dengan membersihkannya secara teratur atau memulas ulang dengan plitur.

www.forum-buku.blogspot.com

Lebih Kosentrasi dengan Ruang Belajar Sendiri

Manghadirkan ruang belajar anak di dalam rumah sangatlah penting. Ruang tersebut bisa menentukan konsentrasi si buah hati dalam menguasai suatu hal, sekaligus digunakan sebagai tempatnya berpikir dengan tenang dan jernih.

Memiliki anak dengan segudang aktivitas bisa menjadi hal yang membanggakan bagi Anda sebagai orang tua. Apalagi di selasela aktivitas si kecil terselip sebuah penghargaan dan piala yang dia dapat karena berprestasi. Untuk itu, sangat wajar rasanya bila Anda memfasilitasi anak sebuah ruang belajar. Ruang belajar tersebut selain berfungsi sebagai tempat aktivitasnya setelah jam pulang sekolah, juga bisa dimanfaatkan si anak untuk lebih mengeksplorasi kegiatannya.

Arsitek Yos Villys Yoenan mengatakan, sangat penting untuk menghadirkan ruang belajar di dalam rumah. Sebab, ruang belajar amat menentukan konsentrasi anak dalam menguasai suatu hal. Selain itu, ruang belajar juga digunakan sebagai area tempat sang anak berpikir dengan tenang dan jernih mengenai permasalahan pelajaran yang dia hadapi. Malah cara ini juga bisa sangat menentukan masa depannya.

”Seperti orang dewasa bila ingin membuat keputusan penting, harus tenang terlebih dahulu, jauh dari kebisingan, berpikir, lalu memutuskan solusi yang terbaik. Anak pun demikian bila ingin belajar dengan tenang. Belajar bagi saya seperti layaknya bekerja, sama-sama mendapatkan pelajaran baru, permasalahan baru, dan solusi untuk kelanjutan,”

Namun, lanjut Yos, persoalan yang sering terjadi adalah keterbatasan ruangan di dalam rumah. Tidak heran, ruang belajar jadi kerap disatukan dengan kamar tidur anak.
Hal ini tidak menjadi masalah asal area belajar dan ruang tidur itu tetap memiliki syarat-syarat tertentu. Anak juga akan semakin kreatif jika ditunjang dengan konsep ruang dan perabotan yang memadainya. Lantas, bagaimana menata ruang belajar yang sesuai dengan idaman si anak?

Dalam mendesain ruang belajar, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah, tentukan terlebih dahulu posisi dalam suatu denah rumah yang bisa mendapatkan pencahayaan alami, sirkulasi udara yang baik, dan jauh dari kebisingan. Sebab, yang paling penting untuk desain ruang belajar adalah terbentuknya sebuah kenyamanan bagi si penghuni. Nyaman dalam arti, ruang belajar itu memiliki sirkulasi udara yang cukup baik. Sebab, ruangan yang terlalu sedikit oksigennya bisa membuat mata dan pikiran manusia lesu alias mengantuk. Selain itu, pencahayaan alami yang masuk ke ruangan biasanya dapat membuat sang anak membaca secara jelas.

”Tentu semua hal itu harus didukung dengan pewarnaan cat dinding yang nyaman di mata seperti biru muda, hijau muda, dan krem,”

Hindari memilih warna yang terlalu memantulkan cahaya yang bisa membuat mata lelah, semisal warna emas atau warna lain. Saran Yos, pilihlah warna biru muda atau hijau muda yang sejuk di mata agar pantulan cahaya lampu juga terasa enak di indra penglihatan. Jika ruangannya sempit, Anda bisa memilih cat yang terang dan muda. Bila ingin membuat plafon kelihatan tinggi, maka warna plafon harus lebih muda daripada warna tembok.

Sementara bila Anda ingin menambahkan elemen pendukung seperti air conditioner (AC), sebaiknya letaknya berada di tempat yang tidak mengenai si pemakai secara frontal. Biasanya letaknya berada di atas tembok yang tidak mengganggu area jalan pemakai.

Langkah selanjutnya, tentukan letak meja, lemari, dan furnitur lain yang diperlukan di dalam ruangan. Lalu tentukan letak stop kontak, TV, dan outlet lain yang tepat untuk letak meja dan alat elektrik lain. Pastikan letak lampu jangan berhadapan dengan kita. Apalagi letak lampu tersebut malah tidak menerangi layar komputer atau buku yang sedang kita atau si anak baca.

Mengenai ukuran minimal sebuah ruang belajar, Yos mengungkapkan, sebenarnya tidak pernah ada ketentuan yang pasti. Semua bergantung pada keinginan si pemakai. Bila anak Anda merasa belajar harus sambil menonton televisi dan hal tersebut membuat dia lebih nyaman, maka ruangannya harus diperbesar agar bisa mendapatkan jarak ideal mata untuk menonton. Bila si pemakai merasa harus ada radio tape di dalam kamarnya, maka mungkin juga bisa diperbesar lagi.

Namun menurut arsitek dari PT Serafindo Graha Kreasi itu, ruang belajar yang hanya memiliki ukuran 2,5x3,5 meter persegi pun sudah bisa dipenuhi 1 meja komputer, 1 meja belajar ukuran standar 120 cm, dan 1 lemari buku. Itu saja masih tersisa area gerak di tengah ruangan untuk melakukan aktivitas lain

www.forum-buku.blogspot.com

Minggu, 06 Februari 2011

Konsep Oriental yang Selalu Up to Date

Menata ulang interior rumah bisa menjadi momen yang menyenangkan. Konsep hunian Oriental yang baru bakal menciptakan suasana hati yang lebih menggembirakan.

Imlek merupakan momen yang tepat untuk melakukan perubahan. Dalam hal ini, tentu saja perubahan suasana pada tempat tinggal.


Proses penciptaan suasana rumah Oriental yang berbeda dari tahun sebelumnya menyelipkan sedikit harapan agar pada tahun yang baru nanti segalanya akan berjalan lebih baik. Namun, tak harus seluruhnya dibongkar atau diganti dengan desain yang baru.

Sebelum lebih jauh membahas mengenai hal ini, sebaiknya kenali dulu desain hunian Oriental. Menurut arsitek Briyan Talaosa, hunian bergaya Oriental tidak pernah lekang waktu, atau bisa dikatakan selalu up to date. Sebab, gaya Oriental dipengaruhi oleh budaya ketimuran yang meliputi Negara-negara seperti China, Jepang, Thailand, Persia, Korea, dan Vietnam.

Adapun beberapa ciri yang dominan untuk konsep hunian Oriental adalah permainan warna yang cukup berani. Dalam arti, ngejreng dan kaya detail yang dibuat dengan keahlian tangan.

Misalnya, Briyan menyebutkan, hunian bergaya Oriental lebih banyak menggunakan warna merah, hitam, dan putih ditambah beberapa spot warna merah.

”Sementara, mengenai karakter bangunan bergaya Oriental, pada umumnya bisa diamati dari bentuk dasar bangunannya,”

Gaya Oriental selalu bisa mengikuti tren yang ada. Itu artinya, desain ini juga mengalami sebuah evolusi meski tidak semuanya berubah.

”Pada hunian masa kini, gaya Oriental mengalami evolusi, perubahan yang luar biasa. Jadi, desainer interior dan arsitek hanya mengadopsi bentuk-bentuk dasar dari warisan budaya Oriental. Sementara, kekayaan bentuk tadi terus dieksploitasi oleh perancang sehingga kesan Oriental menjadi begitu mudah diaplikasikan pada bangunan modern pada masa sekarang,”

Contoh nyatanya, lanjut dia, aplikasi model atau detail pintu gerbang gaya Oriental pada bangunan modern saat ini lebih mudah dijumpai. Atau hal yang paling sederhana adalah menempatkan detail aksesori berupa handle pintu bergaya Oriental pada bangunan modern. ”Hanya dengan menghadirkan satu model handle, kita bisa memberikan kesan Oriental modern pada pintu ataupun gerbang hunian. Selain tentunya bentuk gerbang secara menyeluruh,”

Mengenai penataan interiornya, Briyan mengatakan, ornamen atau detail pada interior dan furnitur bergaya Oriental membantu memberi kesan elegan pada gaya interior secara keseluruhan. Unsur kayu yang di-finishing natural, batu alam, bambu, dan lukisan dinding sering kali diaplikasikan pada interior dengan gaya Oriental.

Ambil contoh pada sebuah dinding polos dengan warna teduh, bisa disebut bagian ini tanpa gaya atau tema. Begitu Anda memasang sebuah lukisan Oriental bertuliskan huruf kanji, misalnya, maka seketika itu pula sisi dinding yang dipasang lukisan tersebut menjelma menjadi area dengan gaya Oriental.

”Maksud contoh tersebut adalah, kita melihat sebegitu kuatnya ornamen bergaya Oriental memengaruhi kesan pada sebuah ruangan,”

Pada spot tertentu dibuat sketsel atau pembatas berbahan dasar kayu dengan permainan kertas (umumnya bahan baku untuk lampion) sebagai pengisi bagian sketsel tadi. Itu pun sudah merupakan pencitraan dari gaya Oriental selain dengan menghadirkan furnitur yang memiliki detail Oriental nan kental.

www.forum-buku.blogspot.com

Rabu, 26 Januari 2011

Percantik Taman Rumah dengan Batu Alam

Batu alam sebagai salah satu elemen pelengkap taman memang dapat menambah nilai estetika. Bukan hanya taman, di dalam bangunan pun Anda boleh mengaplikasikan susunan batu alam nan cantik.

Batu alam merupakan salah satu elemen yang mampu membuat hunian Anda tampak lebih alami. Pilihan bentuk dan coraknya beragam, bergantung kesan apa yang ingin Anda tonjolkan. Adapun pilihan batu alam itu antara lain marmer, granit, batu candi, batu gamping, batu andesit, dan paras jogja.

Walau sejumlah orang menganggap batu alam hanya sebagai pelengkap, tapi siapa sangka batu bila alam diaplikasikan ke dalam hunian, tidak hanya kesan alami yang didapatkan. Lebih dari itu, susunan batu alam yang ditata sedemikian rupa bisa menjadi salah satu media yang berfungsi sebagai focalpoint di dalam rumah.

Menurut arsitek Briyan Talaosa, kesan yang timbul saat batu alam diaplikasikan pada hunian atau bangunan adalah homey dan nyaman. Sebab, karakter batu alam cenderung kuat dan kasar. Batu alam pun bisa digunakan sebagai salah satu media untuk menjadikan spot tertentu sebagai focal point.

Kendati demikian, tidak lantas saat mengaplikasikannya ke dalam hunian, kesan tersebut bisa langsung didapat. Semua bergantung pada cara Anda menerapkannya.
Prinsipnya, Briyan menyebutkan, penyusunan dan pemakaian batu alam pada bangunan selain sebagai aksen yang sifatnya mempercantik, juga sebagai alternatif penguat karakter bangunan. Untuk itu, prinsip dasar yang biasanya harus diperhatikan dalam mengaplikasi batu alam adalah pola penyusunannya.

Cara penyusunannya ada dua. Setelah ditentukan bidang yang akan ”ditempel” batu alam dan menentukan penyusunannya, Anda masih harus memperhatikan cara menempelkan batu alam, baik untuk dinding maupun di lantai. ”Jika Anda pilih batu tertentu, ada yang cara pemasangannya disusun layaknya menyusun pasangan bata yang lazim disebut susun sirih, ada juga yang ditempel seperti memasang keramik dinding,”

Mengenai pola pemasangannya, lanjut Briyan, bisa sangat beragam, bergantung bentuk atau ukuran batu alam itu sendiri. Jika bentuknya persegi panjang, tentu akan berbeda pola dengan yang berbentuk kubus. Apalagi yang bentuknya tidak beraturan, seperti pada batu gamping pipih, tapi cenderung lebar.

Untuk aplikasi indoor maupun outdoor, batu alam tidak terlalu spesifik pembedaannya. Yang jelas, Briyan mengatakan, semua batu alam dapat dipakai untuk indoor maupun outdoor. Hanya, yang membedakan, bila batu alam diaplikasikan di luar, biasanya ada perlakuan khusus pada coating-an. Dalam arti, untuk finishing dipilih yang sifatnya selain dapat menahan kondisi cuaca yang tidak ramah, juga coating bersifat antijamur (untuk tipe tertentu).

Selain itu, setiap hal yang bersentuhan langsung dengan alam bila tidak ingin cepat timbul efek yang tidak diinginkan, sebaiknya dilakukan treatment khusus dalam rangka memperpanjang usia material itu sendiri.

”Pada batu alam biasa kita lakukan coating atau pelapisan dengan cairan semacam cat. Ada yang efeknya mengkilat atau glossy, ada yang efeknya natural seperti apa adanya, dan pada jenis batu tertentu ada yang diberi coating berwarna hitam atau gelap. Semua bergantung pada komposisi yang ingin kita ciptakan,”

Sementara batu alam yang ada di dalam rumah biasanya berhubungan dengan tema desain. ”Jadi, komposisi dan warna batu yang kita pilih untuk kita aplikasikan pada desain atau hunian sebaiknya harus tetap menjadi sebuah komposisi yang harmonis dan asri,” 

Misalnya, sebut Briyan, pada tema minimalis menggunakan batu alam yang cenderung pola ukurannya rapi atau tidak dalam bentuk acak-acakan, seperti batu gamping. Bisa juga menggunakan batu andesit pada tema minimalis dengan metode disusun sirih atau batu palimanan yang cenderung kita kenal sebagai ornamen pada tema hunian Mediteranian.

Sebenarnya penggunaan material batu alam bisa kita arahkan dan kita jadikan sebagai aplikasi pada tema desain tertentu. Lantas, permukaan batu yang bagaimana yang bagus untuk diekspos?

Briyan menuturkan, semua batu alam dari berbagai warna dan karakter bahan, dari yang paling halus permukaannya sampai yang kasar, semua layak ditampilkan atau diekspos.

”Yang jelas, menurut saya, jika kita sudah memilih batu alam sebagai salah satu media ekspresi pada hunian, kita harus tetap menghargainya sebagai batu alam ’yang jujur’ tanpa harus dicat dengan warna lain,”.

Ambil contoh marmer atau granit, batu gamping atau batu candi, paras jogja atau banyak batuan lain yang sering dijumpai, sebaiknya biarkan karakter batu tersebut yang menjadi warna pada dinding atau tekstur batu tersebut mengisi fasad bangunan atau bahkan dinding ruang dalam.

www.forum-buku.blogspot.com

Minggu, 23 Januari 2011

Inovasi Baru Percantik Dinding Polos dengan Cutting Stiker

Bosan dengan dinding rumah yang polos saja? Mungkin Anda bisa beralih ke dinding bercorak. Selain tampilannya cukup unik dan menarik, alternatif finishing dinding ini juga mulai digemari.

Dinding adalah empat bagian bidang masif di dalam rumah yang fungsinya sebagai pembatas atau sekat antara ruang satu dan ruang yang lain. Tanpa dinding, mungkin rumah tak akan menjadi seperti bangunan yang biasa kita tempati sekarang.

Namun, “masalah” kemudian muncul, apakah dinding akan dibiarkan polos saja tanpa hiasan dan corak? Tentu saja ada beragam cara untuk mempercantik dinding, antara lain dengan permainan warna cat atau berkreasi dengan berbagai bentuk pilihan kreatif seperti permainan pelapis dinding (wallpaper), permainan tekstur dinding, dan cutting stiker.

Arsitek Erlavina Prahesti mengatakan, untuk menggunakan cutting stiker, yang paling utama diperhatikan adalah dinding tempat elemen cantik itu bakal diaplikasikan. Sebaiknya dinding tidak lembap dan bersih supaya memudahkan dalam pemasangan. Kedua, perlu diperhatikannya furnitur yang ada di ruang itu. Sebaiknya tema cutting stiker menyesuaikan dengan furnitur maupun aksesori yang ada di ruang tersebut supaya tercipta satu kesatuan yang harmonis di dalam ruangan.

“Untuk memadupadankan cutting stiker dengan furnitur dan aksesori yang ada di dalam rumah, salah satu caranya adalah dengan menentukan tema ruang terlebih dahulu yang disesuaikan dengan fungsi ruang. Misalnya ruang tamu, ruang tidur, ruang makan, ruang tidur anak, dan ruang bermain. Lalu masing-masing ruang sesuai fungsinya mempunyai jenis furnitur atau aksesori tertentu dan tema tersendiri pula,”

Cara lain, Vina menyebutkan, dinding yang berwarna cerah atau polos putih diberi kesan kuat dengan pengaplikasian furnitur berwarna tegas dan cutting stiker yang cenderung mengimbangi warna furnitur atau sebaliknya. Dengan demikian, kesan yang ditimbulkan oleh cutting stiker dapat menjadi focal point di ruangan itu.

Sementara, khusus untuk ruang bayi atau ruang anak yang masih kecil, cutting stiker dapat membuat suasana ruang lebih “hidup” dengan warna yang sangat beragam. Mulai warna soft untuk ruang tidur bayi hingga warna-warna ceria akan cocok diterapkan di ruang tidur atau ruang bermain anak. Temanya pun bisa dipilih sesuai keinginan dan selera si anak. Dengan catatan, si anak sudah mengerti tentang kegemarannya.

Ketiga adalah bentuk atau model cutting stiker itu sendiri. Pada dasarnya cutting stiker merupakan ornamen tempel yang bisa Anda kreasikan sesuai selera sendiri untuk menciptakan ruang yang lebih hidup.

Mengenai warnanya, Vina mengatakan, biasanya pilihan warna cutting stiker bergantung pada warna dinding. Misalkan potongan stiker berwarna gelap atau tegas akan lebih hidup pada dinding yang cerah atau sebaliknya. Aplikasi lain yang cukup unik, yaitu dengan membuat warna dinding yang hampir senada dengan warna cutting stiker-nya.

“Namun, supaya terlihat lebih menarik, jenis cutting stiker-nya dipilih yang glow in the dark atau berglitter sehingga membuatnya tetap menonjol dan cantik,”

www.forum-buku.blogspot.com