Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Oktober 2012

"Indahnya Kasihmu Ibu..."

Hari ini saya bertemu dengan seorang wanita muda, dia cantik...sederhana dan terlihat selalu tersenyum. Entah apa yang sedang ia rasakan sebenarnya...tapi bagi saya...hari ini adalah hari keberuntungan saya melihat keindahan kesetiaan seorang istri dan ketulusan kasih sayang seorang Ibu. 

Wanita ini berusia 33 tahun dan mempunyai 3 orang anak. Anak pertamanya kelas 1 SMP yang sedang menempuh pendidikannya di pesantren, anak keduanya kelas 5 SD dan yang terakhir kelas 3 SD. Kami awalnya hanya bicara ringan...tapi kemudian dia bercerita bahwa suaminya telah meninggal sejak anak terakhirnya berusia 5 tahun, itu berarti kurang lebih suaminya telah meninggal sekitar 3 tahun lalu. Tapi dengan wajah berbinar ia bercerita dia belum ingin menikah dengan berkata "Biarlah semua seperti ini....". Saya pun tersenyum dan membenarkan bahwa tak selamanya menikah lagi akan mendatangkan kebahagiaan, terutama bagi anak-anak.
Kemudian ia bercerita bahwa sehari-hari ia menjual baju, pulsa serta bisnis apa saja yang halal dan masih menempati rumah pemberian suaminya. Ia tidak kaya, tidak punya jabatan sebagai wanita karir dan hanya lulusan SMK. Tapi saya salut, dia begitu optimis dengan hidupnya...kehidupannya terlihat bahagia dan ia sangat mensyukurinya. Saya pun bertanya..."Kalau boleh saya tau apa yang membuat ibu enggan menikah lagi?". Ibu inipun menjawab "Saya kuatir sama anak-anak saya, meskipun anak pertama dan kedua saya bilang kalau ibu menikah aja, biar ada yang bantuin cari nafkah.Saya ngga mikir kesana dulu..biar deh kayak gini...alhamdulillah ada aja jalan rejekinya". Subhanallah...ibu ini begitu menyayangi anak-anaknya dan optimis dengan rejeki yang akan Allah berikan.
Saya berpikir ibu ini masih muda...pasti suaminya pun tidak jauh usianya. Akhirnya pembicaraan itupun terus berlanjut dengan akrab. Ia menceritakan bahwa suaminya meninggal mendadak....dan ia tidak mendapat firasat apapun. Tapi setelah suaminya meninggal, ibu ini baru menyadari bahwa beberapa bulan sebelum meninggal...itu adalah salah satu tanda bahwa suaminya akan meninggalkannya selamanya. Sebelum meninggal, suaminya sangat baik dan memanjakannya. Sehingga hal itu membuat ia makin sulit melupakan suaminya hingga sekarang. Wajahnya mulai sedikit berbeda, terlihat menahan rasa kehilangan yang mendalam ketika mengatakan itu. Dalam hati saya, hmm....setia sekali ibu ini. Saya pun  berkata "Ibu hebat bisa seperti sekarang...berjuang sendiri demi anak-anak dan masih tetap setia dengan almahrum suami". Ia pun tersenyum malu dengan mengucap "Alhamdulillah". Kemudian ia mengalihkan pembicaraan untuk menutupi rasa kehilangannya dengan menceritakan betapa gigihnya sang suami waktu akan mengajaknya menikah. Wajahnya kembali berbinar sambil tersipu (ah indahnya romantisme pasangan suami istri ini dulu...). Mereka menikah karena cinta dan sekarang pun sang istri bertahan hidup sendiri tanpa pasangan baru sambil membesarkan dan mengasuh ketiga anaknya...karena CINTA....

Dear pembaca....siapapun yang memiliki pasangan sekarang, apalagi kalau sudah menikah dan mempunyai anak...pasti tidak ingin kehilangan pasangannya. Seperti apapun yang telah dilalui...susah senang pasti silih berganti. Itulah kehidupan...tinggal bagaimana kita berani mengakui apa yang kita rasakan dan menyayangi apa yang kita miliki dengan ketulusan dan tanpa syarat apapun.

Kadang kita seringkali lupa dengan apa yang sedang kita miliki. Kita seringkali tenggelam dalam kesedihan karena rasa kehilangan atau kegagalan di masa lalu dan seringkali sibuk karena impian yang belum tercapai.

Mari kita jaga dan sayangi apa yang kita miliki sekarang ini dengan sebaik mungkin. Kita tak pernah tau sampai kapan waktu kita akan memilikinya....dan sampai kapan kita bisa berbuat sebaik-baiknya. Sehingga mengungkapkan dan senantiasa berbuat baik itu penting...agar orang yang kita sayangi merasa berharga dan bahagia. Dengan selalu merawat dan menjaga kasih sayang....maka insyaAllah kehidupan akan lebih berwarna dan bahagia. Bersyukur pada Ilahi juga sangat membantu....supaya kita senantiasa optimis dan ingat bahwa telah begitu banyak nikmat yang kita miliki sekarang.

Semua bukan hanya tentang bagaimana kita mendapatkan sesuatu tapi yang lebih utama adalah bagaimana kita "memberi". Karena ketulusan cinta dan kasih tidak akan berpikir apa yang sudah kita terima tapi yang utama adalah apa yang bisa kita beri demi kebahagiaan orang yang kita sayangi...

# Everyday with Love...

Rabu, 10 Oktober 2012

" Memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia "




Hari ini, tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Tema peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day) tahun ini (10 Oktober 2012) adalah Depression: A Global Crisis. Tema ini juga menandakan peringatan 20 tahun hari besar tersebut sejak dimulai tahun 1992. Menurut WHO di Hari Kesehatan Mental Sedunia sekarang ini terdapat 350 juta orang terkena DEPRESI.  (http://www.andriewongso.com)

Melihat data diatas...sebenarnya kita harus mawas diri dan memperhatikan lingkungan terdekat. Dengan demikian, kita akan bisa introspeksi, saling mengingatkan dan saling memberi solusi.

Menurut buku "Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa" (1998:98) Expert Committee on Mental Health dari WHO, seseorang dikatakan sehat mental apabila dapat :
1. menyesuaikan diri secara konstruktif pada kenyataan, meskipun kenyataan itu buruk;
2. memperoleh kepuasan dari usahanya atau perjuangan hidupnya;
3. merasa lebih puas untuk memberi daripada menerima;
4. merasa bebas secara relatif dari ketegangan dan kecemasan;
5. berhubungan dengan orang lain secara tolong menolong dan saling memuaskan;
6. menerima kekecewaan ntuk dipakainya sebagai pelajaran dikemudian hari;
7. mengarahkan rasa bermusuhan kepada penyelesaian yang kreatif dan konstruktif;
8. dan akhirnya, tetapi tidak kalah pentingnya, mempunyai daya kasih sayang yang besar.

Tidaklah mudah untuk memenuhi semua kriteria diatas, namun...kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan yang lainnya PASTI BISA berusaha mendekati standart diatas. Dalam diri setiap orang hal itu akan bersifat variatif dan itu sangatlah wajar. Point mana yang paling menonjol atau point mana yang paling lemah tidaklah menjadi keharusan untuk sempurna.

Buat pembaca yang setia mengunjungi blog saya ini, sejak hari ini saya akan launching satu kategori baru...yaitu KAMUS PSIKOLOGI. Label atau kategori baru dari tulisan saya ini sengaja saya beri nama Kamus Psikologi sebagai dedikasi dan kecintaan saya terhadap ilmu PSIKOLOGI. Semoga nantinya bisa bermanfaat bagi siapa saja yang tertarik untuk mempelajari tentang Psikologi....amin.

Selamat memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia....
Mari kita jadikan hari ini sebagai momentum awal untuk meraih Mental Sehat....
Demi kualitas hidup yang lebih bahagia....KITA BISA !!!

Selasa, 09 Oktober 2012

Kita dan Perilaku Imitasi Anak


Kita adalah orang tua yang senantiasa dilihat oleh anak-anak. Tapi kita sebagai orang tua juga harus belajar dari mereka...meskipun masih anak-anak. Lihatlah mereka...selalu ingin sama....dan secara tidak sengaja mereka pun menggambarkan perilaku yang hampir sama dengan perilaku kita. Hal ini disebut dengan "perilaku imitasi". 

Sebenarnya perilaku imitasi ini muncul sejak anak-anak lahir hingga akhir hayat mereka. Mari kita renungkan...kita pun orang tua secara sadar maupun tidak juga memiliki perilaku imitasi ini. Jangan malu atau enggan mengakuinya. Karena perilaku imitasi tak selamanya buruk. Justru dari perilaku imitasi inilah anak-anak dan kita semua belajar. Hanya saja...bagaimana kita membatasi perilaku imitasi ini dengan hal-hal yang baik atau positif. Tidak meniru yang jelek...melainkan menauladani kebaikan.

Indahnya jika kita bersama anak-anak melakukan "imitasi" dari hal-hal baik...misalnya, mencontoh perilaku Nabi Muhammad SAW, perilaku istri-istri Nabi, tokoh-tokoh pendidikan, teman, tetangga atau siapa saja yang mampu menjadi contoh figur kebaikan. Bahkan pada saat anak perempuan kita memakai alat kosmetik yang kita gunakanpun....itu adalah salah sat contoh perilaku imitasi yang baik. Artinya, anak perempuan kita suka berpenampilan dengan baik. Kita sebagai ibunya tinggal mengarahkan bagaimana "berdandan" itu untuk usia mereka dan sesuai dengan syariat Islam. Jika kita melihat segala sesuatu dengan baik dan cara yang bijak...maka akan selalu mendatangkan kebaikan.  

Semoga kita selalu bisa berusaha menjadi orangtua yang bijak dan tidak lelah memperbaiki diri...


Selasa, 02 Oktober 2012

" Bagaimana Mengatasi Kegagalan ? "


Perjalanan hidup kita tidaklah selalu berjalan lancar dan mudah. Kebahagiaan dan kesedihan datang silih berganti mengiringi setiap peristiwa dalam hidup ini. Begitu pula dengan keberhasilan....selalu beriringan dengan kegagalan. Entah itu keberhasilan besar beriringan dengan kegalan kecil....ataupun sebaliknya. Itulah proses kita menuju manusia yang lebih baik...Sang Pencipta memberikan semua itu agar manusia senantiasa belajar. Yakinlah bahwa setelah ada kesulitan pasti akan ada kemudahan. Sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur'an, Surat Alam Nashrah ayat 5-6. 

Berikut ini beberapa hal yang bisa kita lakukan saat mengalami kegagalan :

1. Berilah kesempatan pada diri sendiri untuk mengakui kekecewaan ketika gagal. 
    Hal ini bisa diluapkan dengan berbagi cerita dengan orang terdekat...atau dengan menangis. Dengan begitu kesedihan dan kekecewaan bisa diungkapkan dan tidak menjadi energi negatif yang terus mengganggu pikiran dan aktivitas.
 
2. Lakukanlah introspeksi diri dan mengakui kesalahan atau langkah yang terlewati.
   Yakinlah bahwa mengakui kesalahan saat instrospeksi adalah hal yang baik. Bukan mengurangi kemampuan kita dalam melakukan sesuatu, tapi justru akan membuat kita lebih matang dalam merencanakan keberhasilan yang akan datang.

3. Jangan biarkan kegagalan membunuh kepercayaan diri kita.
    Pada saat kecewa dan sedih, biasanya kita cenderung tidak bisa berpikir jernih dan enggan untuk berusaha lebih keras lagi. Sehingga kita sering murung dan menyendiri atau bersenang-senang yang berlebihan sebagai usaha melupakan kegagalan. Jika menyenangkan diri dalam batas kewajaran dan positif itu akan memberi efek yang positif. Akan tetapi jangan sampai berlebihan dan salah jalan yang justru akan menyempitkan kesempatan kita dalam meraih keberhasilan. Lahkah terbaik adalah selalu berusaha dengan percaya diri dan mensugesti diri sendiri bahwa setelah kegagalan yang kita alami akan ada keberhasilan yang menjelang.

4. Hindari hal-hal yang membuat kita larut dalam kesedihan.
    Sekarang ini banyak lagu-lagu yang "galau" atau membangkitkan rasa kekecewaan dan kesedihan yang pernah kita alami sebelumnya. Pilihlah lagu yang mampu memberi semangat dan memiliki lirik yang positif, agar pikiran dan hati kita senantiasa terdorong untuk melakukan hal-hal yang positif. Usahakan untuk tidak terlalu sering menyendiri, carilah teman untuk mengobrol atau melakukan aktivitas-aktivitas baru yang tentunya akan membangkitkan kita dari rasa sedih dan bosan.

5. Selalu berdoa dan beribadah adalah landasan utama agar pikiran dan hati kita tenang.
    Kepasrahan kita sebagai makhluk Tuhan yang tidak sempurna akan membuat kita mampu memahami kegagalan. Berdoa dan beribadah merupakan upaya yang harus selalu kita lakukan supaya kita tidak lupa diri dan terhindar dari hal-hal yang negatif saat kondisi kejiwaan tidak stabil.

6. Lakukan Relaksasi dan tersenyumlah setiap kali mengingat kegagalan.
    Relaksasi dapat membantu tubuh dan pikiran kita lebih tenang. Tidak harus relaksasi yang lengkap dan penuh energi...setidaknya lakukanlah deep breathing relaxation atau relaksasi pernapasan yang dalam. Tenang...dan tariklah nafas dalam-dalam secara perlahan beberapa kali. Setelah itu tersenyumlah...karena senyuman dapat mengalirkan energi positif ke otak yang bisa membangkitkan serotonin penghasil rasa bahagia. Keep your Smile...:)


Saya juga manusia biasa yang pernah gagal....semoga tulisan sederhana ini bisa membantu sahabat pembaca lebih yakin untuk menyongsong keberhasilan. * Don't Give Up...*

Sabtu, 29 September 2012

Beberapa Film Yang Baik Untuk Memotivasi Kepercayaan Diri Anak

           Seringkali tontonan di televisi kurang baik dilihat oleh anak-anak kita. Sehingga kita sebagai orang tua harus lebih selektif dan bijaksana dalam mengarahkan dan berkompromi dengan keinginan buah hati kita. Mengapa harus berkompromi ? Hal ini karena anak sulit memahami apa yang baik dan tidak baik bagi dirinya. Semua akan lebih mudah apabila kita berkompromi dengannya. Mendengarkan terlebih dahulu apa yang mereka inginkan kemudian kita jelaskan sisi buruknya, setelah itu baru kita berikan pilihan yang lebih baik.
         Ketidakpercayaan diri seringkali dialami baik oleh anak-anak maupun orang dewasa dan bahkan lansia. Film sebagai media visual mampu memberikan masukan dan pengaruh yang kuat bagi penontonnya. Berdasarkan pengalaman dan analisa secara psikologis yang saya lakukan, berikut ini beberapa film yang bisa ditonton anak-anak untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka.

**Film Luar Negeri**
  • I am Sam


             Ini adalah salah satu film favorit saya dan meskipun berkali-kali menontonnya...saya tetap saja menangis mengikuti ceritanya. Film ini mengisahkan tentang seorang laki-laki yang mengalami keterbelakangan mental dan memiliki seorang bayi mungil yang ditinggal pergi oleh istrinya tidak lama setelah anak mereka dilahirkan. Namun meskipun ia memiliki kekurangan dan pemerintahnya melarang seorang ayah yang mengalami keterbelakangan mental merawat anaknya sendiri, Sam nama laki-laki itu...bersikeras ingin merawat, mengash dan mendidik anaknya sendiri. Bahkan ia sampai meminta bantuan seorang pengacara untuk memperjuangkan keinginannya. Banyak sisi humanis yang membangkitkan kepercayaan diri penonton film ini.
             Sam memiliki anak perempuan yang sangat cantik dan jenius. Anak ini sempat mengalami ketidakpercayaan diri karena memiliki ayah yang terbelakang mentalnya. Namun akhirnya kasih sayang diantara ayah dan anak ini membuat mereka bisa bangkit dan percaya diri menjalani kenyataan dalam hidupnya. Film ini sangat menyentuh dan bagus ditonton oleh keluarga.
     
  • Thunder Pants
           
        Film ini menceritakan seorang anak yang terlahir dengan dua perut sehingga dia mudah lapar dan sering buang angin. Kekurangannya ini membuat ia tidak percaya diri dan semakin gemuk. Namun, ia memiliki seorang sahabat yang sangat pandai dan setia kawan. Hubungan pertemanannya ini membuat si jenius terinspirasi untuk membantu sahabatnya yang kurang percaya diri menjadi seorang pahlawan baru. Bagaimana kisah lanjutannya ? Silahkan mencari film ini untuk dilihat oleh buah hati anda...:)


**Film Indonesia**
  • Laskar Pelangi
 


           Film ini tentnya tidak asing di telinga kita. Banyak yang terinspirasi oleh film ini dan menjadi referensi beberapa sekolah untuk studi film. Tokoh-tokoh utamanya adalah anak-anak dari daerah Belitung yang begitu tinggi keinginannya untuk bisa sekolah. Meskipun mereka kurang mampu secara finansial dan sekolahnya pun sederhana, tapi mereka tetap percaya diri meraih mimpi-mimpinya.
  • Garuda Di Dadaku

             



         Nasionalisme juga salah satu pendorong semangat ntuk meningkatkan rasa percaya diri dalam mencapai keinginan. Film ini merupakan salah satu contoh film yang baik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Konflik yang dimunculkan baik dari keluarga tokoh utama yang bernama Bayu, maupun dengan sahabatnya yang menggunakan kursi roda membuat film ini kaya makna. Akan lebih baik jika film ini ditonton oleh orang tua bersama anak-anaknya. Sehingga bisa tercipta diskusi maupun pendampingan dengan penjelasan yang lebih mendalam dari orang tua kepada buah hatinya.


             Selamat mencoba ya....segala sesuatu jika dilakukan dari hati akan baik hasilnya. Film adalah salah satu media visual yang bisa kita gunakan untuk melatih anak-anak kita melakukan segala sesuatu dengan hati....agar saat mereka terjatuh atau terpuruk, kelak mereka akan segera bangkit dengan oenuh percaya diri untuk meraih masa depan yang lebih baik.


Rabu, 26 September 2012

" Hening Kadang Lebih Bersuara..."

Tiba-tiba ingat dengan time line di twitter.... dari account @melly_goeslaw "Kadang2 hening lebih bersuara drpd bising.di dlm hening kita lebih bisa mendengarkan suara2 yg tadinya tdk terdengar"(copas). Hmm...betul banget, saat hening...sendiri...kadang kita baru tersadar banyak suara-suara yang sebelumnya tak terdengar. Termasuk salah satunya adalah suara hati kecil kita...Bersahabat dengan hati kecil kita akan membuat kita lebih memahami diri sendiri dan bagaimana kita menempatkan diri diantara orang lain.
Dalam hening seringkali kita ingat kalimat dari beberapa orang yang mungkin sebelumnya kita hanya mendengarnya sekilas saja tanpa berpikir panjang. Saat sendiri...sepi dan tenang...kita bisa tahu dan memahami apa yang sebelumnya terasa sulit dan rumit. Sehingga tak jarang pula akhirnya kita dapat menemukan solusi yang tepat dari masalah yang sedang kita hadapi.

Hening itu jauh lebih indah bersuara bagiku...

Kamis, 13 September 2012

"Sederhananya Cara Mereka Menyenangkan Diri"

   Judul diatas sebenarnya hanyalah hasil dari senyum saya melihat ibu-ibu yang sedang bercengkerama dengan tetangganya. Saat menemani anak-anaknya main...mereka pun sebagai ibu-ibu yang tidak bekerja menghibur diri dengan bersosialisasi dengan tetangga. Waktu itu obrolan mereka sebenarnya sangat sederhana, seputar masakan, perabot rumah tangga, anak-anak dan becandaan ringan disela-selanya. Tapi dibalik obrolan sederhana itu...terlihat wajah-wajah wanita yang tersenyum seolah melupakan hal-hal yang membuat hidup mereka lupa sejenak dengan masalah atau kepenatan hidup yang mungkin mereka alami.
     Ibu-ibu yang tidak bekerja ini sungguh sangat mulia...mereka rela melupakan ambisi dan keinginan pribadi untuk menjaga putra-putri mereka dengan baik. Tapi mereka tetaplah manusia biasa...yang punya rasa lelah, bosan dan membutuhkan hiburan. Alangkah indahnya melihat mereka bisa tertawa bersama sebagai ibu-ibu yang punya kesibukan sama sebagai ibu rumah tangga. Mereka terlihat lebih cantik dan seolah tanpa beban menjalani semuanya. Subhanallah...Tidak selamanya ibu-ibu yang dirumah itu berkumpul untuk bergosip dan membicarakan hal-hal yang tidak penting serta mendatangkan fitnah. Mereka mempunyai topik-topik sederhana yang memang secara psikologis bisa memberikan rasa bahagia karena saling berbagi cerita, saling mengisi dengan pengalaman masing-masing serta sekedar bercanda yang sedikit "menggoda" untuk menghibur.
     Melihat mereka...jadi ingat ungkapan yang sering saya temui..."Bahagia itu Sederhana". Meskipun ibu-ibu rumah tangga ini tak memiliki jabatan atau karir yang menjanjikan namun mereka terlihat bahagia hanya dengan menjaga anak-anak nya dirumah sambil mengobrol dengan teman-temannya yang itu adalah tetangganya sendiri. 
    Kesederhanaan mereka dalam mencari kebahagiaan ini bisa kita contoh...bahagia tak selamanya karena kita memiliki harta yang banyak, fasilitas mewah dan hal-hal fisik yang bersifat materi lainnya. Tapi bahagia itu ada di hati...kekuatan psikologis yang diutamakan dan itu bisa kita raih dengan sederhana. Selagi kita bersyukur...bersilaturahim dengan baik terhadap siapapun terutama lingkungan terdekat kita, maka semua akan lebih mudah untuk membahagiakan karena ada rasa tenang dan nyaman. Bravo Ibu-Ibu Rumah Tangga...Keep Your Smile...:)
         

Kamis, 02 Agustus 2012

"Filosofi Bunga Mawar"

Saya pribadi sangat menyukai bunga ini, MAWAR. Terutama mawar merah, bunga ini begitu anggun nan cantik. Meskipun bunga ini cantik, ia memiliki tangkai yang berduri. Duri itu bisa membuat tangan kita berdarah apabila tidak hati-hati ketika akan mengambilnya. Filosofi dari bunga ini yang bisa kita ambil menurut saya adalah dibalik sesuatu cantik atau indah selalu ada hal yang bisa menyakitkan. Selain itu duri bisa diartikan juga sebagai alat pertahanan diri atau warning bagi yang akan mengambilnya, agar lebih hati-hati jika akan memetiknya supaya tidak terluka.

Kita sebagai manusia seringkali terlena dengan kenyamanan, keindahan, kekayaan, jabatan dan hal-hal lain yang bersifat duniawi. Namun, kita seringkali lupa bahwa dibalik semua itu banyak hal negatif yang harus diwaspadai dan dapat berakibat buruk jika kita lengah.

Segala hal yang membuat kita berada di comfort zone, harus tetap kita antisipasi dengan kemungkinan buruk...misalnya; jika kita sedang berada disebuah villa yang indah...kita harus tetap waspada itu villa sewaan yang membutuhkan dana sehingga kita juga harus memperhatikan beberapa hal penting yang bisa mengganggu kenyamanan. Seperti keamanan, toilet yang nyaman, ketinggian villa apakah berbahaya bagi keluarga...dll.

Contoh lain lagi, misalnya kita baru saja mendapat promosi jabatan. Jika kita terlalu senang mengingat kesenangan naik jabatan seperti gaji naik, fasilitas yang bertambah maupun hal-hal menyenangkan lainnya maka kita akan lupa bagaimana caranya supaya kita sukses memenangkan promosi jabatan tersebut. Beberapa hal yang semestinya kita ingat seperti; berhati-hati dalam bertindak di kantor, menyiapkan langkah strategis sebagai calon yang akan mendapatkan jabatan lebih tinggi, memikirkan resiko dari tanggung jawab yang lebih besar dan hal-hal yang bersifat antisipatif lainnya.

Filosofi bunga mawar dibalik keindahannya ada duri yang menyertai ini...hendaknya membuat kita selalu ingat bahwa banyak hal yang harus kita perhatikan dan persiapkan jika akan meraih suatu keberhasilan maupun ketika sudah meraihnya. Sehingga kita terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Semoga bermanfaat ya...

Kesabaran Seorang Ibu

Seringkali kita tidak menyadari bagaimana susahnya menjadi seorang ibu. Dulu, saya pun berpikir bahwa ibu hanyalah peran yang bersifat kodrati yang akan dialami oleh wanita tanpa berpikir panjang bagaimana peran sesungguhnya.
Terkadang kita hanya berpikir simpel bahwa ibu adalah seorang wanita yang melahirkan anaknya atau seorang wanita yang mengasuh anak meskipun bukan anak kandungnya sendiri.
Menurut saya awal menjadi seorang ibu bisa karena beberapa hal, yaitu :
1.Seorang ibu yang awalnya adalah wanita menikah, kemudian hamil dan melahirkan.
2.Seorang ibu yang karena berbagai macam hal seperti keinginan mengadopsi, menemukan anak atau diamanahkan seseorang untuk mengasuh anaknya karena mungkin faktor kematian atau hal-hal lainnya.

Jika dijabarkan dari point pertama, sejak hamil...seorang wanita sudah bertambah tanggung jawabnya. Ketika hamil wanita harus lebih memperhatikan asupan dan kondisi badannya karena ada janin mungil yang sangat tergantung padanya. Kehamilan dengan penuh kasih sayang, baik dari sang ibu maupun suami sebagai ayah dari janin yang telah dikandung akan sangat mempengaruhi perkembangan biologis dan psikologis janin tersebut. Kesabaran calon ibu pun mulai teruji, diawali dengan gangguan morning sickness, perubahan bentuk tubuh, suasana hati yang tidak menentu dan masih banyak lagi hal-hal lain yang sangat menuntut kesabaran. Bulan pertama hingga kehamilan bulan kesembilan....banyak hal yang diamali seorang ibu hamil, belum lagi apabila ada masalah yang dihadapi dalam kehidupannya...entah karena masalah ekonomi, hubungan suami istri, hubungan dengan keluarga besar maupun dengan lingkungan sekitarnya. Kesabarannya terus teruji. Subhanallah....begitu besarnya pengorbanan seorang ibu. Hingga akhirnya tiba saat melahirkan...proses kelahirannya bisa mudah...namun banyak juga yang harus dengan penuh perjuangan. Sungguh karena semua itulah..ALLAH SWT begitu memuliakan seorang ibu..sebagaimana ungkapan "Surga ditelapak kaki Ibu".
Setelah anak yang dikandungnya lahir...Ibu harus menjaga kondisi kesehatannya agar bisa menyusui dengan baik..demi anak yang dilahirkannya. Tangisan, rengekan, pipis maupun kotoran buang air besar sang bayi semua sudah menjadi hal wajib yang harus dihadapinya. Tapi semua dilewati...demi merawat dan membesarkan buah hati tercinta. Dari usia baru lahir hingga tumbuh dari tahun ke tahun...berbagai macam sifat dan perilaku anak yang dihadapi Ibu. Bagaimana membuat buah hati tumbuh dengan baik juga menjadi hal penting yang harus selalu diingatnya...demi membentuk insan yang baik. "Sabar" adalah kata wajib baginya tiap kali Ibu berpeluh keringat, menahan kantuk dan memacu otak untuk menjadi orangtua yang terbaik.

Sedangkan point kedua, meskipun seorang Ibu tidak melahirkan buah hati nya sendiri, baik mempunyai anak dari adopsi, menemukan anak, diberi anak oleh seseorang dan masih banyak lagi penyebab lainnya...Ibu tetaplah punya pengorbanan yang sangat luar biasa. Bahkan, mereka ini memiliki pengorbanan tinggi karena bisa mencintai, merawat dan mengasuh anak yang bukan lahir dari rahim nya sendiri. Terkadang terlihat lebih mudah mencintai dan menyayangi anak yang dilahirkan sendiri. Ibu tersebut membutuhkan keikhlasan yang luar biasa supaya terus bisa memberikan kasih sayangnya dengan tulus dan tak kenal lelah. 





Kamis, 16 Februari 2012

Masuk Ke Sini Dan Anda Akan Tau Apa Itu Bersyukur


Forum-buku -Dalam keseharain tanpa kita sadari, sering terbesit dalam pikiran kita merasa kurang puas dengan keadaan kita saat ini, mungkin kita merasa kecewa karena apa yang kita harapkan belum sesuai dengan kenyataan yang kita terima. Kadang kala ketidakpuasan kita dengan keadaan dan kehidupan kita sekarang seringkali menjadikan kita merasa kurang bergairah dan tidak bersemangat, lesu dalam bekerja dan berkatifitas, bahkan yang paling parah bila kita mengingkari rahmat kasih sayang Allah SWT dan berburuk sangka pada-Nya. Sungguh kita termasuk orang-orang yang tidak pandai bersyukur

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut  orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Berikut ini ada beberapa foto potret salah satu dari manusia seperti kita juga namun masih begitu kecil bila dibandingkan dengan kita, maksud saya hanya satu ‘tidakkah kita tergerak dan terbuka hati kita untuk bersyukur dan mencoba menerima kondisi apapun yang kita terima saat ini
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.
Bila kita perhatikan foto-foto polos anak ini yang oleh Allah diberi agak berbeda dengan apa yang kita miliki yang orang umum mengatakan bahwa dia cacat, namun cobalah perhatikan adakah guratan rasa minder dan kecewa pada dirinya dengan keadaannya? dengan keterbatasan yang ia miliki tidak menjadikan sedikitpun kendala untuk dirinya melakukan apa yang kemungkinan sebagian orang katakan tidak pantas orang seperti dia lakukan.

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sering bukan kita mencari suatu alasan untuk tidak melakukan sesuatu atau menghindarinya mungkin karena malas atau karena kita tidak pantas lakukan atau bahkan karena kita merasa tidak memiliki sesuatu hal tertentu untuk melakukannya

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan
Lalu mengapa kini kita merasa susah?
Mengapa kini kita merasa terbebani dengan kesulitan yang kita hadapi?
Mengapa kita terpuruk di dalam usaha?
Mengapa kita merasa kehilangan kesempatan dan peluang?
Mengapa kita merasa krisis keuangan?
Mengapa kita merasa terjepit dan tertimpa musibah dan kehancuran hidup?
Mengapa kita merasa menjadi koraban?
Mengapa kita merasa sesak nafas seolah semangat dan gairah hidup timbul tenggelam?

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan
Lalu, pantaskah kita merasa demikian?
Mana senyummu?
Mana tawamu?
Mana sukacitamu?
Mana bahagiamu?
Mana syukurmu?
“Jika engkau bersyukur, maka akan kutambahkan (nikmat-Ku), dan jika engkau kufur (ingkar) sesungguhnya siksa-Ku amat pedih.”(Ibrahim :7).
Mari mulai sekarang kita gunakan energi dalam diri kita untuk mensyukuri apa yang telah kita miliki apapun keadaannya

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut  wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan  memiliki kekurangan

Sungguh ceria raut wajahnya, walupun keadaan anak kecil ini menurut orang kebanyakan memiliki kekurangan


sumber : http://menujuhijau.blogspot.com

Sabtu, 11 Februari 2012

Renungan Pagi




Seorang anak bertengkar dengan ibunya dan meninggalkan rumah. Saat berjalan ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. 


Ia melewati sebuah kedai bakmi. Ia ingin sekali memesan semangkok bakmi karena lapar. Pemilik bakmi melihat anak itu berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu bertanya "Nak, apakah engkau ingin memesan bakmi?" 



"Ya, tetapi aku tidak membawa uang," jawab anak itu dengan malu-malu. "Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu,"jawab si pemilik kedai. 



Anak itu segera makan. Kemudian air matanya mulai berlinang. "Ada apa Nak?" Tanya si pemilik kedai. "Tidak apa-apa, aku hanya terharu karena seorang yg baru kukenal memberi aku semangkuk bakmi tetapi ibuku sendiri setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah. Kau seorang yang baru kukenal tetapi begitu peduli padaku. 



Pemilik kedai itu berkata "Nak, mengapa kau berpikir begitu? Renungkan hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi & kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi, nasi dll sampai kamu dewasa, harusnya kamu berterima kasih kepadanya. 



Anak itu kaget mendengar hal tersebut. "Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu? 

Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal aku begitu berterima kasih, 
tetapi terhadap ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak peduli. 



Anak itu segera menghabiskan bakminya lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih & cemas. Ketika melihat anaknya, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah "Nak, kau sudah pulang, cepat masuk, aku telah menyiapkan makan malam." 



Mendengar hal itu, si anak tidak dapat menahan tangisnya & ia menangis di hadapan ibunya. 



Sekali waktu kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain untuk suatu pertolongan kecil yg diberikannya pada kita. Namun kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita sering lupa untuk berterima kasih. 




Senin, 30 Januari 2012

Apapun Keadaannya, Syukurilah Hidup yang Telah Kalian Dapatkan





Dimanapun kalian berada, untuk sejenak mari kita merenung dan meresapi kehidupan yang telah kita dapatkan saat ini. Sudahkah kita bersyukur atas segala yang telah kita miliki dan nikmati hari ini?
Mari kita perhatikan dengan seksama beberapa keadaan dibawah ini, lihat dan rasakanlah dengan hatimu . . .  


Jika kita memiliki Gedung yang tinggi, Apartement mewah,
coba lihatlah mereka.


 
Jikalau kita kira pekerjaan kita memuakan, 
bagaimana dengan dia?


 
Jikalau kita kira gaji kita rendah, bagaimana dengan dia?


 
Seorang sahabat adalah siapapun!




 
Jikalau kita kira belajar adalah membosankan,
bagaimana dengan dia ?


 
Ketika kita merasa putus asa, 
mari sejenak kita berfikir tentang pria ini ?




 
Masihkah kita bermalas-malasan?


 
Jika kita sering "ngedumel" tentang sistem transportasi yang ada saat ini. Bagaimana dengan mereka?




 
Kita sering mengeluh tentang makanan yang sedang kita santap, 
bagaimana dengan dia?




 
Masihkah kita berfikir untuk membentak dan melawan ibu kita?




 
Sudahlah kita mengasuhnya dengan baik, toh pada akhirnya kelak kita akan seperti dia, tua, renta dan pikun?










 
Sahabat . . .
bersyukurlah dengan apa yang kita dapat saat ini . . . .
dan smoga renungan yang sedikit ini dapat membawa kita semua kepada
Pemberi Nikmat yang sesungguh'Nya
yang senantiasa kita naifkan, lupakan dan abaikan . . .

Amin . . . .


Minggu, 25 Oktober 2009

Jelang Kelahiran Kirana


Cerita ini hanya sekilas renungan yang semoga bermanfaat bagi teman-teman yang membacanya...

Memasuki bulan kedelapan kehamilan saya yang kedua waktu itu, saya sudah berencana bersama suami akan melahirkan di Hospital Cinere. Keputusan itu kami sepakati lantaran selama pemeriksaan kehamilan hingga saat terakhir kami merasa sangat nyaman dengan layanan pihak rumah sakit termasuk dokternya.Ternyata begitu mendekati saat melahirkan, dokter favorit yang telah memeriksa kandungan saya hingga bulan kesembilan mendadak sakit dan harus operasi ke luar negeri. Kecemasan langsung merajai perasaan saya, hingga akhirnya saya mengalami kontraksi. Hal ini seharusnya tidak boleh terjadi, namun karena saya terlalu bergantung dan berharap akan menjalani persalinan dengan bantuan dokter favorit, akhirnya kondisi mental saya tidak stabil.

Alhamdulillah di rumah ada internet yang setiap saat bisa saya gunakan untuk berkomunikasi dan mencari informasi apapun yang saya inginkan. Untuk mengurangi kecemasan, saya kemudian berbincang dengan suami akan hal itu sambil mencari tahu jenis-jenis kontraksi yang dialami ibu hamil. Suami dengan sabar memberi motivasi agar saya tidak terlalu cemas. Saat itu juga saya sambil mencari dokter alternatif dari rumah sakit yang sama. Internet alhamdulillah menjadi media yang sangat membantu, sehingga saya bisa menemukan dokter yang review-nya bagus menurut teman-teman di dunia maya.
Akan tetapi, akhirnya saya tidak mampu melawan kontraksi yang semakin kuat dan tidak tertahankan. Beruntung saya sudah menemukan dokter pengganti yang kami sepakati bagus berdasarkan informasi di internet.

Saya pun bergegas ke rumah sakit ditemani oleh adik dan anak lelaki kami yang baru berumur 5 tahun. Begitu sampai di rumah sakit, suster langsung menangani sambil berkonsultasi dengan dokter favorit saya yang akan berangkat ke luar negeri. Akhirnya saya diminta bedrest dan langsung menginap di rumah sakit tersebut. Didampingi oleh suami, anak dan adik cukup membuat saya tenang disana.

Sebelum memasuki ruang rawat inap, suster menanyakan persetujuan tentang dokter pengganti. Saya bersama suami memilih dokter lain yang menurut kami lebih bagus dan membuat kami nyaman, meskipun sebenarnya dokter sebelumnya telah memberikan rekomendasi dokter pengganti. Alhamdulillah semua berjalan lancar, hingga akhirnya saya dirawat 3 hari sebelum operasi karena dokter menjelaskan bahwa kontraksi yang saya alami membahayakan jahitan operasi anak pertama dan harus segera di operasi.

Karena kehamilan saya waktu itu baru 37 minggu, maka dokter memberikan suntikan penguat paru-paru janin dan obat pengontrol kontraksi agar tidak membahayakan. Hari operasi caesar itupun tiba, saya kembali mengalami kecemasan. Berat janin menurut dokter yang relatif kecil, menjadi salah satu hal yang saya risaukan. Saya sangat khawatir dengan kesehatan janin, hanya doa dan dukungan keluarga yang menguatkan. Dalam hati kecil saya, apapun akan saya jalani demi keselamatan dan kesehatan buah hati kami. Alhamdulillah setelah sekitar 30 menit operasi saya jalani, seorang bayi mungil yang cantik nan sehat lahir. Kirana lahir dengan berat badan 2,6 kg dan panjang 49 cm menjadi anugerah terindah kami sekeluarga di bulan penuh berkah, bulan Ramadhan.

Sungguh tak henti-hentinya saya berucap syukur, keinginan kami memiliki anak perempuan terkabul dan lahir dengan selamat serta sehat. Allah Maha Besar, semua yang telah terlewati rasanya begitu ringan di ingatan...terganti dengan kebahagiaan yang penuh syukur. Terima kasih buat Dokter Winahyo yang telah memeriksa kandungan saya, selama 9 bulan serta terima kasih untuk Dokter Waluyo yang telah membantu persalinan dan semua pihak di Hospital Cinere yang begitu baik memberikan pelayanannya.


Jumat, 17 Juli 2009

Bom di JW Marriott & Ritz Carlton


Innalillahi wa innailaihi rojiun..musibah itu datang lagi setelah sekian lama negara kita cukup aman. Bom di JW Marriott & Ritz Carlton membuat kita semua terkejut dan sangat prihatin, masih ada saja orang yang berbuat egois seperti itu.
Menurut saya pelaku sangatlah egois, ia hanya mementingkan tujuan pribadinya tanpa perduli dengan akibat yang ditimbulkan. Sungguh wujud dari pribadi yang hanya berpikiran "semau gue", dia tidak berpikir seandainya ada teman atau keluarganya yang jadi korban, mungkin pelaku akan lebih menyesal.
Semoga ini menjadi bom terakhir yang merugikan bangsa. Bagi para korban meninggal ataupun terluka serta trauma, semoga diberi ketabahan dan kesembuhan. Hendaknya pemerintah mengusut tuntas pelaku dan otak dari pengeboman ini sampai ke akar regenerasi keanggotaan terorisnya.

Jumat, 01 Mei 2009

Sudahkan Kita Sadar Pendidikan ?

Hari ini tanggal 2 Mei adalah peingatan Hari Pendidikan Nasional. Pagi ini saya jadi ingat, apa yang sudah saya lakukan untuk meningkatkan kualitas diri terutama yang berkaitan dengan agama, ilmu dan wawasan. Belum lagi jika ingat apa yang sudah saya lakukan untuk perkembangan sang buah hati yang kelak menjadi penerus bangsa ini. Serasa penuh otak ini dengan berbagai pertanyaan.

Tapi, setidaknya hari ini kita sadar akan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan yang lebih baik untuk masa depan kita dan bangsa ini kelak. Apapun sebenarnya bisa kita lakukan, mulai dari terus bersemangat untuk belajar, mendidik anak, berbagai ilmu dengan suami atau keluarga, tetangga dan siapapun yang ada di sekitar kita. Hal sekecil apa pun akan sangat berguna.

Banyak nikmat Tuhan yang bisa kita bagi untuk kepentingan kemajuan pendidikan, semoga hari ini menjadi awal yang lebih baik dan terus lebih baik bagi kualitas pendidikan ke depan.

Senin, 20 April 2009

Selamat Hari Kartini

Tanggal 21 April adalah peringatan Hari Kartini yang dirayakan oleh seluruh kaum perempuan di Indonesia. Semangat juang beliau sebagai wanita menjadi contoh serta awal perjuangan kesetaraan peran perempuan di segala bidang.
Selamat Hari Kartini bagi seluruh wanita Indonesia, semoga kita tidak hanya mengingat bahwa biasanya peringatan ini diwarnai dengan berkebaya saja. Namun, lebih kepada bagaimana kita sebagai perempuan meningkatkan keberhasilan dalam segala peranan kita. Baik sebagai anak, istri, ibu, pekerja, kaum beragama maupun sebagai anggota masyarakat.

Rabu, 08 April 2009

Pemilu Oh..Pilu...

Besok tanggal 9 April adalah awal sejarah baru bangsa Indonesia. Seluruh rakyat Indonesia yang memiliki hak pilih dan mecontreng akan bersama-sama menentukan nasib bangsa ini di masa datang.

Namun, sayangnya sekarang ini semakin banyak saja orang yang apatis terhadap pesta demokrasi di negeri ini. Ironis memang, tapi itulah realitanya. Beberapa kalangan lebih memilih untuk istirahat dan menyenangkan diri sendiri ketimbang ikut berpartisipasi dalam pemilu karena merasa hal itu tidak penting bagi dirinya.

Sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi jika semua yang ada tidak seperti ini. Partai begitu banyak, kertas suara yang besar dan ribet, kesiapan pemilu yang terkesan dipaksakan, manipulasi politik disana-sini membuat beberapa orang merasa bahwa semua ini terlalu rumit untuk diselamatkan.

Sepertinya setiap kalangan parpol pusing dengan nasib pribadinya dan seringkali lupa seperti apa sesungguhnya kondisi dan kemampuan bangsa ini, terutama rakyat yang terpinggirkan karena kondisi ekonomi, taraf pendidikan, kesehatan dll. Sehingga mereka tidak peduli akan kesiapan masayarakat dalam menjalani proses demokrasi, yang diutamakan hanyalah mendirikan parpol dan menyampaikan aspirasinya secara independen. Seandainya dari sekian banyak parpol itu mau duduk bersama saling menyatukan visi dan misi untuk bekerjasama, mungkin jumlah parpol yang dipilih tidak perlu sebanyak sekarang ini. Hal ini tentunya akan lebih memudahkan rakyat untuk memilih.

Alangkah indahnya jika pesta demokrasi yang hanya ada setiap lima tahun sekali ini bisa dinikmati dan dilaksanakan dengan senang hati oleh seluruh rakyat Indonesia, maka mungkin nasib bangsa ke depan akan menjadi jauh lebih baik. Pemilu harusnya benar-benar menjadi saat yang begitu didambakan dan dinantikan oleh seluruh rakyat di negeri ini. Bukan sekedar menjadi suatu keharusan semata yang memang sudah ditetapkan harus dilaksanakan lima tahun sekali.

Semoga pemilu di periode yang akan datang akan lebih baik dari sekarang dan semoga pemilu kali ini tidak hanya menjadi kisah pilu bangsa ini yang justru membuat keadaan menjadi semakin kacau.

Sabtu, 04 April 2009

Belajar Tiada Henti

Kadang kita terlena dengan sekian banyak aktivitas yang harus diselesaikan secara rutin setiap hari. Sehingga, kita pun sering lupa memperhatikan diri sendiri terutama bagaimanakah perkembangan kemampuan pribadi yang sebenarnya sangat menunjang rutinitas dan masa depan kita.
Pada saat seseorang merasa bahwa dirinya sudah puas terhadap apa yang dilakukannya sekarang, maka seringkali terlewat bahwa sesungguhnya ada saja yang "belum ada", "belum tahu", "belum mengerti", "belum bisa" atau bahkan mungkin sudah pernah tapi kita "lupa". Kasihan rasanya jika otak dan seluruh energi kita hanya digunakan saja tanpa diperhatikan bagaimana merawat dan meningkatkan kualitasnya.
Salah satu hal yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya adalah dengan "belajar". Supaya otak dan enegi kita tidak hanya terpakai begitu saja, mari kita sama-sama belajar untuk merawat dan selalu menambahkan nilai nya dengan belajar tanpa henti. Belajar untuk :
* Mengetahui hal-hal baru baik yang bersifat wawasan, wacana, ilmu, agama atau pun yang lainnya. Hal ini bisa dilakukan dengan membaca buku, berdiskusi, browsing, mendengarkan ceramah, seminar dll.
* Memperbaiki motivasi hidup sebagai dorongan untuk mencapai tingkat hidup yang lebih baik. Senantiasa berpikir positif dan selalu memupuk harapan/impian akan membuat motivasi hidup kita terus berkembang.
* Memperbaiki dan meningkatkan pola hidup sehat, supaya energi yang terpakai bisa digantikan secara proporsional dan kelak bisa meningkat menjadi energi positif yang jauh lebih baik serta sehat.
* Mengingat kembali atau mempelajari kembali apa nilai-nilai positif dan ilmu yang pernah kita dapatkan supaya otak kita selalu ingat dan tidak mudah "lupa" apalagi naudzubillah sampai mengalami gangguan hilang ingatan.
* Mensyukuri setiap nikmat dan cobaan yang kita alami dengan terus mencari hikmah dari setiap kejadian dalam hidup kita.

Apabila kita menyadari pentingnya pentingnya belajar di setiap detik kehidupan kita, maka setiap kali ada hal baru atau hikmah yang kita temukan akan memunculkan rasa bahagia yang membuat hidup kita lebih sehat dan bermanfaat baik secara fisik maupun mental.

Senin, 30 Maret 2009

Turut Berduka Cita Bencana Situ Gintung

Tanggul Situ (Danau) Gintung yang terletak di daerah Cirendeu, Ciputat di Tangerang Selatan jebol. Bencana jebolnya tanggul terjadi pada hari jumat tanggal 27 maret 2009 sekitar pukul 05.00. Kami sekeluarga menyampaikan turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Semoga semua korban beserta keluarga dan teman yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dan kekuatan dalam melewatinya.
Alangkah ironis jika tanggul yang sebelumnya sudah pernah dikeluhkan warga sekitar 2 tahun lalu kepada pemerintah, sekarang benar-benar memakan korban. Entah kemana hati nurani pemerintah kota nya saat itu. Mereka terlalu menganggap ringan keluhan warga, akibatnya bencana datang tanpa permisi dan begitu banyak korban yang berjatuhan. Kerugian material pun sangat banyak jika dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan jika tanggul itu segera dibenahi sebelum jebol. Terlebih lagi dampak psikologis yang dialami para korban dan handai taulannya. Sedih rasanya membayangkan bagaimana perasaan mereka.
Semoga semua ini tidak lewat begitu saja, tapi bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

Selasa, 20 Januari 2009

Musik Memberi Warna Dalam Hidup Kita (bagian terakhir)

Musik menjadi sesuatu yang menarik apabila kita bisa menikmatinya. Selain itu, musik dapat memberikan beberapa manfaat penting sebagai terapi, yaitu :
1. Menyembuhkan sakit punggung kronis
Musik bekerja pada sistem saraf otonom yaitu bagian sistem saraf yang bertanggung jawab mengontrol tekanan darah, denyut jantung dan fungsi otak, yang mengontrol perasaan dan emosi.
Menurut penelitian, kedua sistem tersebut bereaksi sensitif terhadap musik. Ketika kita merasa sakit, kita menjadi takut, frustasi dan marah yang membuat kita menegangkan ratusan otot dalam punggung. Mendengarkan musik secara teratur membantu tubuh relaks secara fisik dan mental, sehingga membantu menyembuhkan dan mencegah sakit punggung. Para ahli yakin setiap jenis musik klasik seperti Mozart atau Beethoven dapat membantu sakit otot. Musik lambat dan santai juga dapat membantu.
2. Meningkatkan olahraga
Para ahli mengatakan bahwa mendengarkan musik selama olahraga dapat memberikan olahraga yang lebih baik dalam beberapa cara, di antaranya meningkatkan daya tahan, meningkatkan mood dan mengalihkan Anda dari setiap pengalaman yang tidak nyaman selama olahraga. Jenis musik terbaik untuk olah raga adalah musik dengan musik tempo tinggi seperti hip hop atau musik dansa.
3. Memberi rasa santai dan nyaman atau refreshing
Kadang saat pikiran kita lagi bete dan buntu, bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan mendengarkan musik, segala pikiran bisa kembali segar. Hasilnya, kita bersemangat kembali mengerjakan sesuatu yang tertunda.
4. Meningkatkan intelegensia
Salah satu istilah untuk sebuah efek yang bisa dihasilkan sebuah musik yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan intelegensia seseorang, yaitu efek mendengarkan musik Mozart. Hal ini sudah terbukti. Ketika seorang ibu yang sedang hamil duduk tenang, seakan terbuai alunan musik tadi yang juga ia perdengarkan di perutnya. Hal ini dimaksudkan agar kelak si bayi akan memiliki tingkat intelegensia yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang dibesarkan tanpa diperkenalkan pada musik. Dengan cara tertentu, otak pun akan distimulasi untuk “belajar” segala sesuatu lewat nada-nada musik. Selain itu, musik-musik yang berirama klasik adalah jenis musik yang dianjurkan banyak pakar buat ibu hamil dan si bayi. Yaitu bisa mencerdaskan bayi dan juga bisa memberi ketenangan buat ibu hamil.
5. Meningkatkan motivasi
Motivasi adalah hal yang hanya bisa dilahirkan dengan perasaan dan mood tertentu. Apabila ada motivasi, semangat pun akan muncul dan segala kegiatan bisa dilakukan. Begitu juga sebaliknya, jika motivasi terbelenggu, maka semangat pun menjadi luruh, lemas, tak ada tenaga untuk beraktivitas.
6. Pengembangan kepribadian
Perkembangan kepribadian seseorang juga memengaruhi dan dipengaruhi oleh jenis musik yang didengar. Jika waktu kecil kita suka mendengarkan lagu-lagu anak-anak, waktu sudah besar kita pun akan memilih sendiri jenis musik yang kita sukai. Pemilihan jenis musik yang disukai bisa dibilang membantu kita untuk memberikan nuansa hidup yang kita butuhkan.
7. Mencegah kehilangan daya ingat
Bagi banyak orang yang mengalami kehilangan daya ingat dimana berbicara dengan bahasa menjadi tidak berguna. Musik dapat membantu pasien mengingat nada atau lagu dan berkomunikasi dengan sejarah mereka. Ini karena bagian otak yang memproses musik terletak sebelah memori. Para peneliti menunjukkan bahwa orang dengan kehilangan daya ingat merespon lebih baik terhadap jenis musik pilihannya.
8. Membantu melahirkan
Ibu hamil yang mengalami rasa sakit saat melahirkan, mendengarkan musik akan sangat membantu. Bentuk ekspresi ini dapat menyembuhkan sakit dalam tubuh dan membantu otot relaks.Dokter menganjurkan jenis musik klasik atau musik masa kini tetapi mendengarkan musik pilihan sendiri juga baik.
9. Menyembuhkan depresi
Musik terbukti dapat menurunkan denyut jantung. Ini membantu menenangkan dan merangsang bagian otak yang terkait ke aktivitas emosi dan tidur. Peneliti dari Science University of Tokyo menunjukkan bahwa musik membantu menurunkan tingkat stress dan gelisah. Penelitian menunjukan bahwa jenis musik klasik adalah terbaik dalam membantu mengatasi depresi.
10. Membantu anak sebelum operasi
Mendengarkan musik bagi anak yang tengah menunggu operasi dapat membantu menyembuhkan ketakutan dan gelisah karena musik membantu menenangkan ketegangan otot. Meskipun tidak ada musik khusus, musik-musik yang akrab bagi anak-anak jelas yang terbaik.
11.Terapi musik merupakan sebuah cara mengatasi stres.
Umumnya, hampir setiap orang senang mendengarkan musik. Apalagi ketika sedang mengalami stres, musik bisa memberikan ketenangan dan perasaan lega. Karena secara psikis, musik juga bisa membuat seseorang merasa rileks. Dalam keadaan rileks, metabolisme tubuh bisa bekerja dengan lebih baik, sehingga sistem kekebalan tubuh pun menjadi lebih baik.
Contoh kasus musik sebagai terapi :
Salah seorang pioner terapi musik adalah dr. Ralph Spintge, seorang ahli anestesi dari rumah sakit olahraga Hellersen di Ludenscheid, Jerman. Di Hellersen, bukan cuma kamar saja yang dilengkapi musik, tetapi juga ruang operasinya. Dari peralatan teknologi modern yang terdiri atas enam saluran, pasien yang cuma dibius lokal bisa memilih irama musik yang dia sukai, mulai dari Big-Band-Sound ala Glenn Miller sampai musik klasik. Di ruang operasi ini, headphone boleh dipakai. Selama ini kebanyakan dokter bedah menilai positif penggunaan musik.
Dalam suatu penelitian di State University of New York di Buffalo, dengan mendengarkan musik para pelaku operasi merasa rileks saat mengerjakan “tugasnya” - tekanan darah dan denyut jantung mereka memang naik karena tugas berat itu tapi cuma sedikit.
“Setelah empat tahun kami melakukan investasi musik, banyak yang dihemat!” ujar Ralph Spintge. Kebutuhan akan obat penenang turun sampai 50%. Selain itu, karena kebanyakan pasien lebih rileks saat dioperasi, komplikasi jarang terjadi sehingga masa rawat inap bisa diperpendek.
Musik Bagi Tanaman
Musik tak hanya bermanfaat bagi manusia. Tanaman ternyata menyukai musik pula. Bahkan orang-orang zaman dulu mengetahui bahwa musik berpengaruh terhadap kesehatan tanaman. Tak heran bila di berbagai budaya ada irama pengiring tarian dalam upacara musim tanam atau menjelang panen.Seorang peneliti dari Minnesota, Amerika, Dan Carlson mengikuti cara seperti ini. Dia menggunakan bunyi-bunyian berfrekuensi tinggi pemancing energi kepada tanaman. Bunyi tersebut berfrekuensi 5.000 Hz (sama dengan frekuensi nyanyian burung), mirip suara jangkrik raksasa yang dipadukan dengan musik Baroque dan musik klasik lain.Setiap sore, sambil menyemprotkan pupuk, ia menyetel musik ini. Ternyata hasilnya tanaman mampu menyerap pupuk 700 persen lebih banyak dan tumbuh dengan kecepatan 99 persen lebih daripada biasanya.
Tanaman purple plant (tanaman merambat) yang biasanya hanya tumbuh sepanjang 4,5 cm per tahun bisa mencapai 3,5 meter setelah selama dua tahun menerima “suplemen” musik dari Carlson. Kegemilangan teknik ini membuatnya tercatat dalam Guiness Book of Record.
Teknik Carlson itu juga “dipinjam” Pangeran Charles dari Inggris untuk menangani tanaman mawarnya.Dia yang terkenal fanatik pada musik selalu memperdengarkan musik klasik pada tanaman mawarnya di kebun Istana Sudley. Ulah unik ini ternyata bisa meningkatkan pertumbuhan bunga mawar. Satu batang mawar yang semula hanya menghasilkan lima kuntum setiap cabangnya, mampu memekarkan 60 mawar setelah mendapat pupuk dan musik.
Kelemahan musik
Makan sambil mendengarkan musik harus dilakukan hati-hati. Pemilihan musik yang salah bisa membuat orang menjadi gemuk tanpa disadari.
Musik Mempengaruhi Pola Makan
Jenis musik bertempo lambat cenderung mendorong orang mengunyah secara perlahan. Ini menyebabkan makanan bisa dicerna lebih baik dan lebih cepat kenyang. Konon perut lebih cepat kenyang setelah mengunyah selama 15-20 menit. Kebiasaan ini dapat membuat pencernaan lebih baik dan orang makan dalam jumlah yang lebih sedikit. Suatu cara yang aman dan sehat untuk menuju langsing.
Sementara musik ingar-bingar merangsang orang makan cepat, asal mengunyah, dan melahap makanan lebih banyak sebelum merasa kenyang. Akibatnya, bila jadi kebiasaan ini membuat berat tubuh bertambah tanpa disadari. Karenanya, bagi yang berdiet harus benar-benar memilih musik yang sesuai.
Kesimpulan
Melakukan terapi musik dapat dilakukan dengan sederhana, dapat mengatasi situasi yang manapun saat Anda butuhkan. Dalam dunia yang penuh kebisingan dan polusi suara, melakukan terapi musik mungkin salah satu cara untuk memulai revolusi menjalani hidup kita. Demikian pula dengan keefektifan terapi musik harus disesuaikan dengan masalah yang sedang terjadi dan dihadapi.


Sumber : http://produser-eksekutif.blogspot.com/2008/11/manfaat-terapi-musik.html