Tampilkan postingan dengan label Download SAP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Download SAP. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Februari 2010

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Gagal Ginjal Kronis

1. Gagal Ginjal Kronis adalah kemunduran perlahan dari fungsi ginjal yang menyebabkan penimbunan limbah metabolik di dalam darah.
2. Penyebab dari gagal ginjal kronis adalah :
- Penyumbatan saluran kemih
- Tekanan darah tinggi
- Kelainan ginjal, misalnya penyakit ginjal polikista
- Diabetes melitus (kencing manis)

Untuk Selengkapnya, Silahkan Download disini

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Perawatan masa Nifas/Post Partum

Perawatan masa nifas adalah perawatan terhadap wanita hamil yang telah selesai bersalin sampai alat-alat kandungan kembali seperti sebelum hamil, lamanya kira-kira 6-8 minggu. Akan tetapi, seluruh alat genetelia baru pulih kembali seperti sebelum ada kehamilan dalam waktu 3 bulan.

Untuk Download File Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Perawatan masa Nifas/Post Partum
Klik Disini






SAP Diare Free Download

Diare merupakan suatu penyakit dengan tanda-tanda adanya perubahan bentuk dan konsistensi tinja, yang melembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar lebih dari biasanya (3 kali atau lebih dalam 1 hari).
Akibat berbahaya dari diare adalah dehidrasi. Jika dehidrasi tidak ditangani dengan cepat dan tepat maka dapat mengakibatkan kematian.
Diare dapat dialami oleh semua orang, namun kejadian paling sering dialami oleh anak usia balita. Sehingga sangat penting bagi para ibu yang memiliki anak usia balita untuk melakukan pencegahan dan penatalaksanaan awal diare.

Untuk Download File SAP Diare, Klik Disini, hanya contoh..silahkan dirubah






Jumat, 12 Februari 2010

SAP Perawatan Payudara

Untuk satuan acara penyuluhan tentang perawatan payudara, bisa anda download via 4share

Minggu, 06 Desember 2009

PENCEGAHAN INFEKSI SELAMA PERAWATAN LUKA DI RUMAH

1. Definisi
Infeksi adalah masuknya mikro organisme patogen atau kuman kedalam tubuh dan jaringan yang terjadi pada individu.

2. Tanda dan Gejala
Tanda-tanda infeksi meliputi :
1. Kalor : merasa panas pada daerah yang terkena infeksi
2. Dolor : merasa sakit pada daerah luka yang terinfeksi
3. Ruber : ada kemerahan pada kulit daerah luka yang terinfeksi
4. Tumor : terjadinya bengkak pada area luka
5. Fungsio laesa : gangguan fungsi gerak pada daerah yang terinfeksi

3. Cara Pencegahan Infeksi
1. Mandi 2x sehari
Daerah yang terbalut luka jangan sampai terkena air atau basah karena dapat meningkatkan kelembaban pada kulit yang terbungkus sehingga dapat menjadi tempat berkembang biak kuman.
2. Makanan yang mengandung protein atau tinggi kalori tinggi protein (TKTP)
Makanan yang banyak mengandung protein misalnya :
Susu, telur, madu, roti, ikan laut, kacang-kacangan,

3. Ganti balutan dengan teknik steril
- Memakai sarung tangan bila akan mengganti balutan di rumah
- Memakai salep antibiotik pada luka ketika mengganti balutan
4. Minum obat sesuai anjuran
Antibiotik dapat mencegah infeksi

Jumat, 20 November 2009

SAP HIV/AIDS


I. TUJUAN PENYULUHAN
A. Tujuan Penyuluhan Umum (TPU)
Setelah mengikuti penyuluhan selama ±20 menit, warga desa Sukadamai dapat memahami tentang penyakit HIV/AIDS.
B. Tujuan Penyuluhan Khusus (TPK)
1. Setelah di berikan penyuluhan selama ±3 menit, warga desa Sukadamai dapat menjelaskan tentang pengertian HIV/AIDS menggunakan bahasa sendiri dengan benar.
2. Setelah diberikan penyuluhan selama ±6 menit, warga desa Sukadamai dapat menyebutkan cara penularan virus HIV/AIDS dengan benar.
3. Setelah diberikan penyuluhan selama ±6 menit, warga desa Sukadamai dapat menyebutkan pencegahan infeksi HIV/AIDS dengan benar.

II. MATERI PENYULUHAN
A. Pengertian HIV/AIDS
B. Cara penularan virus HIV/AIDS
C. Pencegahan Infeksi HIV/AIDS

UNTUK SAP LENGKAP, DOWNLOAD DISINI, BENTUK FILE WORD

Kamis, 12 November 2009

SAP Penatalaksanaan Medis pada Pasien Bronchopnemonia

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Bronchopnemonia
Sub Pokok Bahasan : Penatalaksanaan Medis pada Pasien Bronchopnemonia
Sasaran : Keluarga Pasien
Hari/Tanggal : Sabtu, 10 November 2007
Waktu : 25 Menit
Tempat : Rumah Sakit Rajawali Bandung

A. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 25 menit, diharapkan keluarga pasien mampu memahami penatalaksanaan cara merawat pasien Bronchopnemonia

2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 25 menit, diharapkan keluarga pasien dapat:
a. Memahami pengertian Bronchopnemonia
b. Mengetahui Etiologi atau penyebab Bronchopnemonia
c. Mengetahui tanda dan gejala Bronchopnemonia
d. Mengetahui komplikasi Bronchopnemonia
e. Mengetahui dan memahami penatalaksanaan media pada pasien Bronchopnemonia

B. Kegiatan Pembelajaran
1. Materi :
a. Pengertian Bronchopnemonia
b. Etiologi atau penyebab Bronchopnemonia
c. Tanda dan gejala Bronchopnemonia
d. Penatalaksanaan Medis pada Pasien Bronchopnemonia

2. Metode :
a. Ceramah
b. Tanya Jawab

3. Langkah Kegiatan Penyuluhan :
 Pra kegiatan Pembelajaran 5 menit
a. Menyiapkan metode pembelajaran
b. Menyiapkan tempat
 Kegiatan Membuka Pelajaran 5 menit
a. Menyampaikan salam
b. Memperkenalkan diri
c. Menyampaikan tujuan penyuluhan
d. Memberikan persepsi.
 Kegiatan Inti 10 menit
a. Menyampaikan materi dengan media
 Kegiatan Menutup pelajaran 5 menit
a. Evaluasi tanya jawab
b. Menyampaikan harapan
c. Menutup dengan perpisahan

C. Evaluasi
1. Prosedur : Post Test
2. Jenis Test : Lisan
3. Butir Pertanyaan :
a. Apa pengertian dari Bronchopnemonia?
b. Sebutkan penyebab Bronchopnemonia?
c. Sebutkan tanda dan gejala Bronchopnemonia?
d. Sebutkan komplikasi Bronchopnemonia?
e. Sebutkan penatalaksanaan medis pada pasien Bronchopnemonia?

D. Media dan Sumber Belajar
1. Media yang digunakan berupakan :
 Leaflet
Yang berisi tentang pengertian, tanda dan gejala, komplikasi serta penatalaksanaan medis pada pasien Bronchopnemonia..
2. Kepustakaan
Evelyn, P. (1993). Anatomi untuk Paramedis. Jakarta: PT. Gramedia
Fakultas Kedokteran. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam I. Edisi 3.. Balai Penerbit FKUI: Jakarta

E. Lampiran
1. Uraian Materi
2. Soal Evaluasi lisan

MATERI PENYULUHAN
PERAWATAN MEDIS PADA PASIEN FEBRIS

A. Definisi
Bronchopnemonia adalah peradangan pada paru-paru dimana tidak saja pada jaringan paru tetapi juga jaringan bronholi.

B. Etiologi
1. Infeksi streptococus pnemonia
2. Infeksi virus
3. Infeksi mikroplasma

C. Tanda dan Gejala
1. Kenaikan suhu badan yang tinggi dan cepat
2. Batuk
3. Gelisah
4. Mual muntah

D. Komplikasi
1. Pnemonia interstitial menahun
2. Efusi Plura
3. Rusak jalan nafas
4. Fibrosis paru

E. Penatalaksanaan Medis
1. Beri obat yang diresepkan
2. Tingkatkan Oksigenasi